Pendapatan TransTRACK Naik 344% YoY pada 2023, Optimalkan AI dan IoT

Rika Anggraeni
Jumat, 19 April 2024 | 15:50 WIB
Staf Transtrack sedang memaparkan teknologi perusahaan/dok. Istimewa
Staf Transtrack sedang memaparkan teknologi perusahaan/dok. Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan startup teknologi (tech enabler), TransTRACK mencatatkan pendapatan tahunan meningkat sebesar 344% sepanjang 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan tahunan, perusahaan juga mencatat unit armada pelanggan meningkat sebesar 214% dibandingkan tahun sebelumnya.

Founder dan Chief Executive Officer (CEO) TransTRACK Anggia Meisesari mengatakan bahwa pertumbuhan rata-rata pendapatan bulanan TransTRACK mencapai 14% dengan pertumbuhan rata-rata bulanan jumlah unit armada pelanggan TransTRACK sebesar 12%.

“Ke depan, kami akan terus berinovasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan kami, melalui pengembangan produk dan layanan yang sudah ada,” kata Anggia dalam keterangan tertulis, Jumat (19/4/2024).

Anggia menuturkan bahwa TransTRACK memanfaatkan teknologi seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI).

Namun, perusahaan juga akan berinovasi pada pengembangan solusi yang mengedepankan praktik teknologi hijau (green technology) sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Co-Founder dan Chief Technology Officer (CTO) TransTRACK Aris Pujud Kurniawan menjelaskan bahwa IoT merupakan core infrastruktur dari teknologi yang digunakan oleh TransTRACK.

“Dengan teknologi IoT ini, kami dapat menghubungkan semua jenis armada ke dalam internet sehingga pelanggan dapat melakukan monitoring terhadap armada dan asset yang mereka miliki secara real-time,” ungkapnya.

Di samping itu, perusahaan juga dapat mengintegrasikan berbagai sensor di kendaraan. Data berbagai sensor dari kendaraan akan disimpan menjadi Big Data yang bisa diolah atau diproses lebih lanjut.

Dengan demikian, Aris menjelaskan bahwa dengan dukungan AI yang membantu dalam pengolahan dan analisis data kendaraan, TransTRACK dapat memberikan laporan yang komprehensif.

“Teknologi AI ini dapat membantu pelanggan dalam mengoptimalkan operasional armada mereka, karena AI akan mempelajari historical data sensor yang ada pada kendaraan,” terangnya.

Perlu diketahui, TransTRACK saat ini telah beroperasi di 110 kota di Indonesia dan telah berekspansi ke Asia Tenggara, yakni di 30 kota di Malaysia, dan mulai beroperasi di Singapura per Maret 2023 lalu, dengan total karyawan lebih dari 200 orang.

Sepanjang 2023, TransTRACK mencatat pertumbuhan pelanggan sebesar 74% yang mencapai lebih dari 1.100 pelanggan, dan mengelola lebih dari 135 ribu unit armada, atau tumbuh sebesar 214% dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun, pada awal tahun lalu, TransTRACK memperoleh pendanaan Pra-Seri A sebesar US$2,1 juta atau sekitar Rp32 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rika Anggraeni
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper