Covid-19 Kembali Merebak, Indosat Siapkan Strategi ini

Crysania Suhartanto
Rabu, 27 Desember 2023 | 22:36 WIB
Karyawan melayani pelanggan di gerai PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Rabu (15/2/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamrti
Karyawan melayani pelanggan di gerai PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Rabu (15/2/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamrti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indosat Tbk. (ISAT) sudah menyiapkan strategi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di tengah angka penularan Covid-19 yang makin meningkat.

SVP Head of Corporate Communications Indosat Steve Saerang mengatakan strateginya adalah peningkatan pelayanan dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

"(Peningkatan pelayanan) termasuk di wilayah timur Indonesia, untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pelanggan yang mungkin mengalami perubahan dalam mengantisipasi kenaikan angka Covid-19," ujar Steve kepada Bisnis, Rabu (27/12/2023).

Sebagai informasi, hingga Senin (26/12/2023) kasus terkonfirmasi Covid-19 sudah ada di angka 190 jiwa, dengan total pasien meninggal sebanyak 3 orang, dan total kasus aktif sebanyak 2.677 orang. 

Dengan demikian, jika memang pemerintah kembali menganjurkan masyarakat untuk bekerja dari rumah, Steve mengatakan Indosat akan memastikan tersedianya kapasitas jaringan internet yang cukup di berbagai daerah, terutama di daerah-daerah padat penduduk.

"Indosat berkomitmen untuk tetap responsif terhadap kebutuhan konektivitas pelanggan di tengah perubahan yang cepat selama pandemi," ujar Steve.

Kendati demikian, Indosat optimistis ketahanan masyarakat saat ini sudah jauh lebih kuat dibandingkan masa pandemi 2020-2022 lalu, sehingga dampak yang dihasilkan saat ini tidak akan separah dahulu kala. 

Namun, Steve tetap mengimbau masyarakat untuk tetap berperilaku hidup sehat dan meningkatkan keamanan siber selama mengakses internet dari rumah.

Sebagai informasi, saat ini Indosat merupakan operator seluler dengan jumlah pengguna kedua terbanyak di Indonesia, dengan angka pemakai mobile broadband sebanyak 99,4 juta orang. 

Indosat juga menjadi operator telekomunikasi yang memiliki jumlah base tranceiver system (BTS) terbanyak kedua di Indonesia, yakni 221.425 unit. Angka inipun terdiri atas 49.220 unit BTS 2G, 172.115 unit BTS 4G, dan 90 unit BTS 5G.

Namun, memang di tengah industri telekomunikasi yang sedang melesu, Indosat juga masuk ke layanan fix-mobile broadband (FMC). Saat ini Indosat telah memperluas jaringan serat optik dari 400.000 homepass menjadi 1,5 juta homepass. 

Alhasil, berbekal kecepatan 30 mbps, HiFi dapat terhubung dengn 5-7 perangkat dalam satu waktu. Lebih lanjut, jika memang kecepatan HiFi ini dinaikkan menjadi 500 mbps, layanan FMC ini dapat terhubung dengan 20 perangkat sekaligus. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper