Google Rilis Fitur Photo Stack, Ini Cara Menggunakannya

Redaksi
Rabu, 15 November 2023 | 10:10 WIB
Kantor pusat Google di Mountain View, California, Amerika Serikat./Bloomberg
Kantor pusat Google di Mountain View, California, Amerika Serikat./Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Google Foto, layanan penyimpanan dan distribusi foto dan video besutan Google, memperkenalkan fitur baru bernama Photo Stack atau tumpukan foto pada aplikasi fotonya yang dirancang untuk mengelompokkan foto-foto serupa.

Menurut Forbes, fitur Tumpukan Foto memungkinkan pengguna membuat film, menghapus kumpulan foto, dan mengembalikannya ke grid sebagai gambar individual.

Seperti dikutip dari newsbytesapp, Selasa (14/11/2023), fitur Stack photo bisa sangat berguna untuk memilah-milah feed foto pengguna, karena fitur ini menggabungkan beberapa gambar terkait yang diambil secara berurutan untuk dijadikan satu folder atau grup.

Ini berguna saat mengambil beberapa foto sekaligus, misalnya foto selfie atau foto grup. Hal ini mencegah feed foto utama Anda diisi dengan terlalu banyak gambar serupa.

Setelah fitur ini diluncurkan, Photo Stack tidak akan diaktifkan secara otomatis. Anda harus mengaktifkannya di Setelan Google Foto > Preferensi > Photo Stack Serupa. Setelah diaktifkan, Google Foto akan mengarahkan Anda ke foto serupa. 

Dikutip dari phonearena, fitur Photo Stack baru ini mungkin mengingatkan kita pada Momen Foto Apple atau Kenangan Foto Amazon. Momen Apple secara otomatis mengelompokkan foto dan video yang diambil pada hari yang sama atau selama suatu acara.

Selain itu, waktu dan memori dapat menggunakan berbagai faktor, seperti waktu, situasi, orang, dan konten, untuk membuat grupnya. Google Foto mengikuti proses serupa untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan foto

Hal tersebut memungkinkan pengguna untuk menyimpan dan berbagi foto dan video di berbagai perangkat, termasuk Android, dan iOS. Menurut data baru, lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia menggunakan Google Foto. 

Meskipun belum dikonfirmasi, fitur tersebut diperkirakan akan memungkinkan pengguna memilih gambar terbaik dalam koleksi dan segera menghilangkan gambar lainnya.

Jika demikian halnya, ini akan memungkinkan pengguna untuk mengelola foto mereka dengan lebih baik dengan menghapus duplikat yang tidak diinginkan dan hanya menyimpan yang terbaik, sehingga membuat kisi foto lebih mudah dinavigasi. (Afaani Fajrianti)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Redaksi
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper