Mantan Insinyur Tesla Bikin Robot untuk Bantu Petani, Ini Keunggulannya

Lydia Tesaloni Mangunsong
Senin, 3 Juli 2023 | 17:41 WIB
Ilustrasi penggunaan teknologi robot untuk pertanian - Freepik.
Ilustrasi penggunaan teknologi robot untuk pertanian - Freepik.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Aigen, perusahaan besutan mantan insinyur Tesla, Rich Wurden dan mantan eksekutif Proofpoint Kenny Lee, membawa terobosan dalam dunia pertanian dengan kehadiran sebuah robot yang dapat membunuh gulma pada tanaman.

Robot yang diberi nama Element ini akan mengibaskan gulma dengan lengannya yang memiliki dua sumbu hingga gulma mengering dan tidak menumbuhkan benih yang mungkin menyebar. Dengan demikian, tanaman akan terbebas dari pertumbuhan gulma dan dampak buruk yang dihasilkannya.

Armada robot akan melewati ladang secara terus menerus sembari juga mengumpulkan data. Data tersebut termasuk analisis berapa banyak tanaman sehat yang ada di ladang.

Melansir dari CNBC International, Jumat (30/6/2023), robot ini dapat bekerja sampai 12 jam tanpa dicolok ke arus listrik. Element dilengkapi dengan paket baterai lithium besi fosfat, serta panel surya fleksibel yang lebih ringan dari jenis yang biasanya digunakan untuk PLTS di atap rumah.

Seorang petani yang menjalani operasi penanaman gula bit di daerah Fargo telah meneken penggunaan armada robot Element. Dia menilai, penggunaan Element juga dapat mengurangi pengeluaran petani untuk salah satu modal yang cukup mahal, yaitu herbisida.

Elemen juga dapat membantu para petani mengatasi masalah tenaga kerja, dengan menjaga tanaman mereka tetap sehat bahkan selama panas ekstrem yang akan membuat orang tidak bersahabat untuk tetap bekerja di ladang.

Wurden sendiri berasal dari keluarga petani yang menanam gula bit. Dia dan Lee menaruh perhatian pada penggunaan pestisida di Amerika Serikat (AS) yang telah mencapai lebih dari 1,1 miliar pound per tahun pada 2012.

Diketahui, sejumlah pekerja Aigen memiliki masalah kesehatan yang berhubungan dengan penggunaan pestisida pada makanan, termasuk Wurden yang menderita diabetes tipe 1.

“Pankreas saya tiba-tiba berhenti memroduksi insulin saat saya berumur 15 tahun,” kata Wurden.

Dia curiga, paparan pestisida yang berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes, menjadi salah satu faktornya.

Sementara itu, Aigen berencana memroduksi lebih banyak robot untuk dimanfaatkan oleh para petani. Diketahui, perusahaan telah menghimpun hingga US$7 juta untuk dana awal, serta dana hibah tambahan dari negara bagian Idaho untuk mengembangkan sistem mereka

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper