Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asosiasi E-Commerce Indonesia Respons Soal Shopee PHK Karyawan

Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) memberikan respons usai Shopee melakukan PHK karyawan.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 21 September 2022  |  13:37 WIB
Asosiasi E-Commerce Indonesia Respons Soal Shopee PHK Karyawan
Ilustrasi belanja online. / istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) sangat menghargai keputusan manajemen platform e-commerce Shopee yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya.

Sebagai informasi, Shopee Indonesia baru saja mengumumkan PHK terhadap karyawannya. Langkah ini dinilai sebagai bentuk akhir usaha Shopee menghadapi situasi ekonomi global.

Ketua Umum idEA Bima Laga menilai keputusan manajemen Shopee tentunya sudah mempertimbangkan banyak hal. Penghitungan risiko pastinya sudah dilakukan dengan cermat.

IdEA juga mengatakan dalam mengelola sebuah perusahaan, selain memiliki pondasi kuat, agar mampu bertahan, sebuah bisnis juga harus adaptif dalam melakukan perubahan agar tetap relevan dengan kondisi pasar.

"Hal ini tentu bukan hal baru di industri digital ekonomi Indonesia, bahkan dunia," ujar Bima Rabu (21/9/2022).

Bima juga menambahkan saat ini beberapa perusahaan digital sudah pernah melakukan penutupan unit bisnis, untuk fokus pada produk-produk yang memungkinkan mereka tumbuh lebih cepat.

"Jadi, kami sepenuhnya menghormati keputusan ini," tutup Bima.

Saat ini pun suda ada dua e-commerce yan melakukan PHK yaitu Shopee dan JD.ID dan satu e-commerce yang akan menutup layanan yaitu TokoTalk. Platform e-commerce enabler TokoTalk mengumumkan akan menutup layanan pada 28 Oktober 2022.

Berdasarkan email yang beredar di media sosial, TokoTalk mengatakan akan menutup layanan TokoTalk pada 28 Oktober 2022. Dalam email tersebut, pihak TokoTalk mengatakan setelah tanggal 28 Oktober 2022, pihaknya tidak akan memproses pesanan.

"Anda dapat senantiasa menerima order hingga 28 Oktober 2022. Server kami akan dinonaktifkan pada 28 Oktober 2022," ujar TokoTalk dalam email yang beredar, Rabu (14/9/2022).

Meskipun TokoTalk tidak menerima order setelah tanggal tersebut, pihaknya TokoTalk akan terus menyediakan layanan back-end support seperti biasa, di antaranya penyelesaian pembayaran, pengiriman, backup data, pengembalian poin yang tidak terpakai, serta sisa paket berlangganan hingga 14 November 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

shopee phk e-commerce
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top