Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Penampakan Gerhana Bulan Total Blood Moon dari Luar Angkasa

Astronot Samantha Cristoforetti men-tweet beberapa foto dari bulan yang sebagian gerhana, seperti yang terlihat dari fasilitas orbit sekitar 250 mil di atas Bumi.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  08:17 WIB
Ilustrasi - BMKG
Ilustrasi - BMKG

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) berhasil memotret pemandangan menakjubkan gerhana bulan total atau blood moon.

Samantha Cristoforetti men-tweet beberapa foto dari bulan yang sebagian gerhana, seperti yang terlihat dari fasilitas orbit sekitar 250 mil di atas Bumi.

Melansir Trend Digital, astronot Badan Antariksa Eropa Cristoforetti tiba di stasiun luar angkasa untuk tinggal selama enam bulan pada 26 April. Teman perjalanan SpaceX Crew-4-nya terdiri dari astronot NASA Kjell Lindgren, Bob Hines, dan Jessica Watkins.

Empat astronot, bersama dengan tiga lainnya di stasiun, akan menghabiskan waktu mereka melakukan penelitian ilmiah dalam kondisi gayaberat mikro, melakukan perjalanan ruang angkasa untuk memelihara dan meningkatkan pos orbit, dan mendukung kedatangan dan keberangkatan pesawat ruang angkasa.

Awak ISS sekarang akan mengalihkan perhatian mereka pada kedatangan pesawat ruang angkasa Boeing CST-100 Starliner, yang bersiap untuk penerbangan uji kedua pada Kamis, 19 Mei, setelah misi yang gagal pada Desember 2019. Semua baik-baik saja, Starliner tanpa awak akan berlabuh dengan stasiun luar angkasa pada hari Jumat untuk kunjungan singkat sebelum kembali ke Bumi dalam misi uji coba penting bagi Boeing dan NASA.

Berikut foto yang berhasil diambilnya dan diposting di twitternya.

Gerhana bulan terjadi ketika Bumi berada tepat di antara matahari dan bulan, menyebabkan planet kita membayangi planet tetangga terdekat kita. Gerhana bulan sebagian, di mana hanya sebagian bulan yang dibayangi oleh Bumi, cukup umum, tetapi gerhana bulan penuh, seperti yang terjadi pada akhir pekan, lebih jarang terjadi.

Gerhana bulan total baru-baru ini paling baik dilihat dari Amerika, meskipun pengamat langit di beberapa bagian Afrika dan Eropa juga dapat menikmati fenomena tersebut.

Gerhana bulan total berikutnya akan terjadi pada 8 November 2022, dan akan terlihat di beberapa bagian AS dan Asia, tetapi setelah itu penduduk bumi harus menunggu hingga Mei 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gerhana Bulan Total stasiun luar angkasa
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top