Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Migrasi Siaran TV Digital, Perlu Bisa Ditonton dari HP?

Peneliti gawai berbicara soal urgensi migrasi siaran TV digital ditonton dari HP.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 27 April 2022  |  08:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Migrasi TV analog ke digital (analog switch off/ASO) tahap pertama dipastikan akan dimulai pada 30 April 2022. Dengan begitu, masyarakat yang tidak mempunyai TV digital tak bisa lagi menikmati siaran TV tanpa bantuan perangkat set top box.

Kendati begitu, ternyata menonton siaran TV digital juga bisa lewat handphone (HP). Pengguna cukup menambahkan alat berupa TV Tuner digital yang sesuai dengan broadcast digital TV DVB-T2.

"TV digital [di HP] tidak perlu internet, asal di daerah tersebut tertangkap sinyalnya, acaranya bisa disesuaikan sama dengan broadcast TV nasional, misal Indosiar, RCTI, Net TV, dan lainnya," kata peneliti gawai sekaligus pendiri dari Komunitas Gadtotrade Lucky Sebastian, Selasa (26/4/2022).

Menurut Lucky, tanpa menggunakan alat tambahan, vendor ponsel juga sebenarnya bisa menanamkan fitur TV Tunnel digital tersebut. Hanya saja, tentu ada kelebihan dan kekurangan dari penerapan fitur itu.

Dia menyebut, kehadiran TV Digital di ponsel sudah ada sejak 2006, tetapi tidak banyak negara yang mengimplementasikannya. Dua di antaranya adalah Korea dan Jepang.

"Smartphone-smartphone di sana dibuat khusus berbeda dengan negara lain, dengan penambahan build in TV Tuner Digital. Saat itu internet streaming belum seperti sekarang, jadi TV digital menjadi opsi untuk hiburan, saat pulang kerja di kendaraan umum, dan lainnya," ujar Lucky.

Sementara itu melihat kecepatan internet saat ini, menurutnya ide untuk memasukkan alat penangkap siaran TV digital pada sebuah smartphone sudah tidak menarik lagi secara ekonomi. Sebab, dengan kemudahan dan kecepatan akses jaringan, para pengguna smartphone, terutama di kota-kota besar sudah lebih memilih untuk menikmati layanan video on demand atau streaming, seperti Youtube, Netflix, dan Disney.

Bukan itu saja, untuk menambahkan fitur TV digital tersebut, sambung Lucky, vendor juga harus membuat varian perangkat dengan device khusus yang berbeda dengan device umum.

"Jadi misalnya, Samsung Galaxy S22 harus dibuat varian khusus dengan TV Tuner. Nah apakah para vendor mau membuatnya? dan apakah pengguna smartphone di Indonesia membutuhkan acara TV digital di smartphone dan apakah dengan menambahkan TV Tuner ke dalam smartphone menambahkan nilai jual? Ini harus diperhatikan lagi. Apalagi, saat sekarang, hampir semua operator TV memiliki channel di internet untuk streaming. Jadi sudah bisa diakses kalau dibutuhkan," tambah Lucky.

Sebagai pengingat, peralihan siaran dari analog ke digital atau ASO ini dibagi dalam tiga tahapan dengan jumlah wilayah siarannya sebanyak 112 dalam 341 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Tahap I dimulai pada 30 April 2022 dan mencakup 56 wilayah siaran di 166 kab/kota. Tahap II dimulai oada 25 Agustus 2022 dengan 31 wilayah siaran di 110 kab/kota, dan Tahap III pada 2 November 2022 di 25 wilayah siaran di 65 kab/kota.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migrasi siaran digital
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top