Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa itu Gempa Megathrust? Benarkah Memicu Tsunami dan Tanah Longsor?

Gempa megathrust adalah gempa bumi terbesar di dunia. Gempa bumi Cascadia terakhir dilaporkan berkekuatan hingga 9 magnitudo.
Tresia
Tresia - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  12:47 WIB
Warga mengangkat sepeda dari reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa bumi di Lombok Barat, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi megathrust, disebut sebagai gempa terbesar di dunia - ANTARA/Zabur Karuru
Warga mengangkat sepeda dari reruntuhan rumah yang rusak akibat gempa bumi di Lombok Barat, NTB, Senin (6/8/2018). Gempa bumi megathrust, disebut sebagai gempa terbesar di dunia - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, Jakarta - Gempa megathrust adalah gempa bumi yang sangat besar yang terjadi di zona subduksi, sebuah wilayah di mana salah satu lempeng tektonik bumi terdorong ke bawah lempeng lainnya.

Gempa megathrust dikabarkan dapat memicu tsunami, sebab gerakan dorongan gempa megathrust menyebabkan gerakan vertikal besar di dasar laut dan ini memindahkan sejumlah besar air yang bergerak menjauh dari gerakan bawah laut menjadi tsunami.

Selain tsunami, gempa megathrust juga bisa menyebabkan tanah longsor bawah laut dari landas kontinen ke laut dalam. Endapan longsor dapat dikenali dalam sampel inti yang diambil dari dasar laut.

Melansir dari earthquakescanada, Selasa (18/1/2022), gempa megathrust adalah gempa bumi terbesar di dunia. Gempa bumi Cascadia terakhir dilaporkan berkekuatan hingga 9 magnitudo.

Selain itu, sebuah gempa megathrust di Chili tercatat pada tahun 1960 berkekuatan 9,5 magnitudo dan negara lainnya yang pernah mengalami gempa megathrust yakni Alaska pada tahun 1964 berkekuatan 9,2 magnitudo. 

apa gempa megathrust

Gempa megathrust adalah gempa bumi terbesar di dunia. Gempa bumi Cascadia terakhir dilaporkan berkekuatan hingga 9 magnitudo/The Financial Express

Sebelumnya, dikabarkan beberapa hari yang lalu gempa berkekuatan 6,7 M melanda kota Banten Getarannya dirasakan sampai ke Jakarta dan beberapa daerah lainnya. Menurut BMKG, pihaknya menyebut bahwa gempa di Banten ini disebut sebagai Gempa Megathrust. 

Karena gerakan relatif lempeng yang tak terbendung, sehingga menyebabkan gempa Megathrust terjadi. Selain itu, tegangannya terakumulasi di lokasi di mana antarmuka dua lempeng terkunci dan akhirnya dilepaskan dalam gempa megathrust.

Gempa bumi megathrust, disebut sebagai gempa terbesar di dunia. Sebab, dalam mendeteksi sumber gempa sangat sulit dan perlu pengamatan yang rinci berdasarkan seismik, geodetik dan geologis, karena sumber gempa terletak dibawah laut. 

Meski dikatakan sebagai gempa terbesar.  Namun, gempa megathrust ternyata tidak terlalu berbahaya karena sumbernya berada dibawah laut. Sedangkan, gempa bumi yang berbahaya adalah letak gempa yang berada di pusat kawasan perkotaan, meski kekuatannya cenderung kecil. 

Sebab, pusat kota terdapat bangunan tinggi diatas tanah yang rapat dan banyaknya kehidupan manusia. Sehingga hal ini, dapat berpotensi lebih besar terjadi kerusakan maupun korban jiwa karena bencana yang terjadi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa gempa bumi
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top