Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Bertransaksi dan Berkarya dengan NFT

Kehadiran Non-Fungible Token atau NFT yang terus naik daun dalam beberapa waktu terakhir tentu menggugah sejumlah masyarakat untuk ikut mencoba terjun ke dalam salah satu aset digital berbasis teknologi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Januari 2022  |  13:21 WIB
Pengunjung memegang smartphone yang menampilkan pasar online galeri di dekat NFT dan tandatangan litograf di  Gallery di London, Inggris, Rabu (22/9/2021). Bloomberg - Chris J. Ratcliffe
Pengunjung memegang smartphone yang menampilkan pasar online galeri di dekat NFT dan tandatangan litograf di Gallery di London, Inggris, Rabu (22/9/2021). Bloomberg - Chris J. Ratcliffe

Bisnis.com, JAKARTA - Kehadiran Non-Fungible Token atau NFT yang terus naik daun dalam beberapa waktu terakhir tentu menggugah sejumlah masyarakat untuk ikut mencoba terjun ke dalam salah satu aset digital berbasis teknologi blockchain tersebut.

Namun, karena NFT sendiri masih terbilang baru dan awam bagi banyak orang, maka, penting bagi masyarakat untuk mengetahui apa saja yang harus diperhatikan sebelum mulai bertransaksi dan berkarya dengan NFT.

"Untuk masyarakat awam yang ingin mencoba memasuki ruang kreasi di semesta digital yang baru ini, hal yang penting diperhatikan bukan hanya soal bagaimana menciptakan nilai yang tinggi atas konten informasi digital yang diperniagakannya," kata Pakar Budaya dan Komunikasi Digital Universitas Indonesia, Dr Firman Kurniawan, Sabtu (1/1/2022).

"Konten digital itu adalah informasi. Maka apakah informasi yang diperniagakannya tidak justru menciptakan ancaman pada keamanan pribadinya?" imbuhnya.

Lebih lanjut, Head of TokoMall Thelvia Vennieta mengatakan, calon kreator maupun konsumen yang tertarik untuk berkecimpung di NFT perlu mengetahui batas kemampuan dalam bertransaksi.

"Pada dasarnya, ini mirip dengan investasi apa pun. Gunakan apa yang kita mampu, jangan transaksi di luar kemampuan kita. Kedua, apa yang kamu suka, ambillah. Dan ketiga, kita juga harus lihat siapa yang membuat karyanya, ada cerita apa di dalam karya itu, kemungkinan dan keuntungan apa yang bs kita ambil dari sana, roadmap project dan community apa yang bisa diadapatkan dari benefit tersebut seperti eksklusivitas, dan sejenisnya," jelas Thelvia.

Namun, dia juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak wawasan terlebih dahulu sebelum benar-benar memulai bertransaksi. Kehati-hatian adalah salah satu hal yang tidak kalah pentingnya.

"Harus berhati-hati, mengingat karena heboh, mungkin akan banyak yang ikut coba-coba. Kita harus tahu apa yang bs diikuti, apa yang bisa diambil nilainya, agar bisa lebih kreatif dan unik lalu mencoba menjualnya ke orang-orang," kata Thelvia.

"Mereka (kreator) mampu melihat opportunity, tapi perlu diingat bahwa itu (membuat karya) pun ada rangkaiannya. Masyarakat harus belajar agar bisa sukses membuat dan menghasilkan karya," ujarnya menambahkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blockchain NFT

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top