Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Unikorn Baru, Kopi Kenangan Kejar Target 1.000 Gerai hingga IPO

Kopi Kenangan yang baru saja menyandang sebagai unikorn baru menargetkan bisa memiliki 1.000 gerai pada 2022 dan IPO pada 2023.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 28 Desember 2021  |  18:46 WIB
Aplikasi Kopi Kenangan. - Kopikenangan.com
Aplikasi Kopi Kenangan. - Kopikenangan.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kopi Kenangan menargetkan bisa memiliki 1.000 gerai pada akhir 2022 dan disusul rencana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) pada 2023.

Chief Business Officer & Co-founder James Prananto menyebut status unikorn yang diperoleh Kopi Kenangan bukan merupakan tujuan akhir dari perusahaannya.

"Pada 2023 nanti kami ada rencana untuk melantai di bursa saham, menjadi perusahaan publik," ujarnya, Selasa (28/12/2021).

Selain itu, James mengatakan, terget tahunan Kopi Kenangan pada 2021 telah terpenuhi. Kopi Kenangan tercatat menambah jumlah gerai sesuai target, yaitu 700 gerai, dengan 570 gerai yang sudah dioperasikan oleh 4.300 karyawan.

Menurut James jumlah itu meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu 422 gerai pada akhir 2020. Tidak hanya itu, Kopi Kenangan juga merambah bisnis makanan dengan meluncurkan Chigo, produk berupa ayam goreng, yang pada 2021 tercatat memiliki 40 gerai.

James menjelaskan, pada 2022 nanti Kopi Kenangan akan fokus untuk mengejar target sekitar 1.000 gerai saat akhir tahun. Jumlah itu termasuk gerai Chigo yang ditargetkan berjumlah 250 gerai pada akhir 2022.

Selain menambah gerai di Indonesia, menurut James, perusahaannya akan melakukan ekspansi ke luar negeri. "Kita masih rahasiakan ke negara mana, yang jelas di Asia Tenggara," ucapnya.

James mengaku, selama ini Kopi Kenangan menggunakan biji kopi asli dari Indonesia yang ditanam oleh petani lokal. Sepanjang 2021 Kopi Kenangan tercatat mengolah 450 juta gram biji kopi dari petani lokal yang telah dibina di berbagai daerah, salah satunya Banjarnegara.

Terkait pendanaan, James menyebut perusahaannya sudah memiliki bekal pendanaan yang cukup kuat untuk mengejar target di tahun depan.

Adapun terkait persiapan IPO, James mengaku optimis karena bisnis yang dijalankannya tidak terlalu tergantung pada promo untuk menggaet konsumen. "Bisnis kami sejak awal sudah memiliki potensi untuk mendapatkan laba tanpa harus melakukan promo besar-besaran," ucapnya.

Sebagai informasi, dikutip dari laman resminya, Kopi Kenangan, resmi mengumumkan Pendanaan Seri C Tahap Pertama senilai $96 juta atau sekitar Rp1,3 triliun. Melalui pendanaan tersebut, valuasi perusahaan diklaim menembus US$1 miliar dan menempatkan Kopi Kenangan sebagai perusahaan New Retail F&B Unicorn pertama di Asia Tenggara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp kopi kenangan
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top