Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPKN: Jaminan Saldo Kembali GoPay Bisa Jadi Contoh Startup Lain

Program Jaminan Saldo Kembali GoPay dinilai bisa menjadi contoh bagi pemain startup lain dalam hal memberikan perlindungan kepada konsumen.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 17 November 2021  |  21:05 WIB
Pengemudi Ojek Online membeli pesanan makanan yang diorder dari aplikasi di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P
Pengemudi Ojek Online membeli pesanan makanan yang diorder dari aplikasi di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menilai program proteksi Jaminan Saldo Kembali GoPay bisa menjadi contoh bagi pemain startup lain.

Wakil Ketua BPKN RI Muhammad Mufti Mubarok mengatakan program tersebut menjadi upaya GoPay untuk melindungi penggunanya dengan melakukan edukasi hak-hak konsumen serta penyediaan fitur khusus untuk kenyamanan konsumen.

"Kecepatan penyelesaian kasus di GoPay terhadap pengaduan konsumen juga sangat cepat. Hal itu dapat menjadi contoh bagi startup lain," katanya, Rabu (16/11/2021).

BPKN mengapresiasi langkah GoPay dalam upaya melindungi pengguna dengan melakukan edukasi hak-hak konsumen serta penyediaan fitur khusus untuk kenyamanan konsumen.

Dia menuturkan konsumen harus memahami haknya serta cara melakukan klaim atas hak tersebut dalam transaksi di platform digital.

Mufti berharap konsumen dapat memperoleh haknya dan pelaku usaha sigap terhadap pengaduan konsumen. Pada 2021, jumlah pengaduan yang diterima BPKN meningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan 2021.

Menurut Mufti data tersebut menunjukkan kesadaran dan pemahaman konsumen meningkat. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan kepatuhan dan tindakan responsif dari pelaku usaha untuk menanggapi pengaduan serta memulihkan hak konsumen yang mengalami kerugian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perlindungan konsumen bpkn
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top