Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Naik Kelas, Indosat Ooredoo Hutchison Bersaing dengan Telkomsel?

Perusahaan hasil merger PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia itu memiliki peluang untuk tumbuh sebagai perusahaan yang makin efisien. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 17 September 2021  |  15:10 WIB
Naik Kelas, Indosat Ooredoo Hutchison Bersaing dengan Telkomsel?
Logo Tri Indonesia dan Indosat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison diyakini menjadi pesaing terberat PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) ke depan. 

 

Meski secara jumlah pelanggan dan cakupan masih jauh, perusahaan hasil merger PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia itu memiliki peluang untuk tumbuh sebagai perusahaan yang makin efisien. 

 

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan merger Indosat - Tri Indonesia merupakan game changer kompetisi di bisnis seluler. Perusahaan tersebut akan bersaing dengan Telkomsel. 

 

“Telkomsel akan head to head dengan Indosat Ooredoo Hutchinson dan mungkin mendorong merger pemain lainnya,” kata Heru, Jumat (17/9/2021). 

 

Sekadar informasi, per kuartal II/2021 Telkomsel telah melayani 169 juta pelanggan. Angka ini bertambah sekitar 9 juta pelanggan secara tahunan. 

 

Sementara itu, gabungan dari Indosat Ooredoo Hutchison diperkirakan melayani 104 juta pelanggan. 

 

Jumlah tersebut berasal dari pencapaian Indosat yang telah melayani 60 juta pelanggan pada kuartal II/2021 dan Tri Indonesia sebesar 44 juta pelanggan. 

 

Adapun XL Axiata pada periode tersebut melayani 56,7 juta pelanggan atau setengah dari jumlah pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison. 

 

Dari sisi pengoperasian Base Transceiver Station (BTS) 3G/4G, Telkomsel telah mengoperasikan 187.408 BTS 3G/4G pada kuartal II/2021. Indosat Ooredoo Hutchison diperkirakan mengoperasikan sekitar 147.000 BTS 3G/4G. 

 

Jumlah pengoperasian BTS belum tentu menggambarkan luas cakupan karena terbuka peluang BTS Tri Indonesia dan Indosat yang saling tumpah tindih. Sementara XL Axiata mengoperasikan sekitar 117.000 BTS 3G/4G. 

 

Kemudian dari sisi pengoperasian spektrum frekuensi, perusahaan gabungan akan beroperasi dengan spektrum frekuensi sebesar 2x72,5xMHz. Telkomsel mengoperasikan 2x82,5MHz dan XL Axiata mengoperasikan 2x45MHz. 

 

Spektrum frekuensi memiliki peran penting dalam memberikan layanan kepada pelanggan.

 

Meski memiliki catatan yang berdekatan, kata dia, untuk menandingi Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison harus berusaha lebih keras lagi. 

 

“Telkomsel sudah begitu kuat menguasai separuh bisnis seluler,” kata Heru. 

 

Heru juga mengomentari mengenai rencana akuisisi LinkNet oleh XL Axiata. Heru berpendapat aksi tersebut masih sulit untuk menandingi perusahaan konsolidasi Indosat dan Tri. 

 

“Jauh itu,” kata Heru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel indosat merger hutchison 3
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top