Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jumlah Wilayah yang Masuk Pemadaman Siaran Analog Tahap I Naik 11 Kali Lipat

Diketahui pada Analog Switch Off/ASO tahap I versi 17 Agustus, jumlah wilayah yang bakal dipadamkan sebanyak 15 Kabupaten/kota yang berada  di 5 provinsi yaitu Aceh, Kepulauan Riau, Banten, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 18 Agustus 2021  |  07:08 WIB
Ilustrasi menonton televisi.  - Istimewa
Ilustrasi menonton televisi. - Istimewa

Bisnis,com, JAKARTA — Meski waktu pemadaman siaran analog tahap I mundur 8 bulan dari 17 Agustus 2021 menjadi 30 April 2022, secara jumlah kabupaten/kota yang bakal dipadamkan pada Analog Switch Off/ASO tahap I bertambah 11 kali lipat. 

Diketahui pada Analog Switch Off/ASO tahap I versi 17 Agustus, jumlah wilayah yang bakal dipadamkan sebanyak 15 Kabupaten/kota yang berada  di 5 provinsi yaitu Aceh, Kepulauan Riau, Banten, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. 

Sementara itu pada ASO tahap I versi 30 April 2022, jumlah kota dan kabupaten yang akan dipadamkan mencapai 166 Kabupaten/kota atau 11 kali lipat lebih banyak.

Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ismail mengatakan dengan waktu yang lebih panjang, persiapan seluruh aspek teknis secara matang menjadi sangat penting untuk dilanjutkan. 

“Penundaan waktu ASO tahap pertama hingga ke 30 April 2021 tersebut harus dimanfaatkan untuk memastikan siaran televisi digital dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," kata Ismail dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Rabu (18/8).

Ismail menambahkan pelaksanaan ASO secara bertahap ini merupakan praktik yang lazim dilakukan di berbagai negara. Bahkan, dengan penatapan ini pemangku kepentingan dapat mempersiapkan siaran digital dengan lebih baik. 

"Hal ini tepat untuk diterapkan di Indonesia dengan kondisi geografisnya yang sangat luas dan jumlah siaran televisi analog yang juga banyak. 

Ismail menegaskan penyesuaian jadwal ASO tidak dimaksudkan untuk menunda persiapan peralihan dari siaran analog ke digital, melainkan bertujuan agar transisi menuju ASO sebagai proses yang berjalan baik bagi semua pihak.

Dia mengimbau selama proses ASO berlangsung, siaran simulcast tetap dijalankan agar memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyesuaikan dengan siaran digital.

"Kami juga mengajak agar seluruh pemangku kepentingan bekerja sama dalam sosialisasi siaran televisi digital sehingga peralihan oleh masyarakat dari siaran analog tidak menjadi beban masalah ketika mendekati tanggal pelaksanaan tahapan ASO," kata Ismail. 

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjadwalkan ulang pemadaman siaran analog. 

Pemadaman tahap awal yang rencananya dieksekusi pada 17 Agustus 2021 dibatalkan dan akan dijadwalkan ulang bersama dengan tahapan-tahapan Analog Switch Off (ASO) berikutnya. 

Ismail menjelaskan penyesuaian jadwal pelaksanaan ASO tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan fokus pemerintah dan seluruh elemen masyarakat pada penanganan dan pemulihan kondisi pandemi Covid-19.  

Adapun jadwal dan tahapan ASO sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran sebagai berikut:

Jadwal Analog Switch Off (ASO)
TahapJumlah Wilayah SiaranJumlah Kabupaten/Kota
30 April 202256 Wilayah166 Kabupaten/Kota
25 Agustus 202231 Wilayah110 Kabupaten/Kota
2 November 202225 Wilayah63 Kabupaten/Kota



Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi tv digital televisi analog
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top