Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ST Telemedia, Temasek, dan Triputra Group Bangun Pusat Data di Bekasi

Pembangunan tahap pertama diharapkan akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang dan diharapkan selesai pada kuartal pertama 2023.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 26 Mei 2021  |  11:39 WIB
Ilustrasi data center.
Ilustrasi data center.

Bisnis.com, JAKARTA — Penyedia pusat Data, ST Telemedia Global Data Center (STT GDC), pada hari Selasa (24/5/2021) telah menandatangani kemitraan strategis dengan Temasek dan konglomerat Indonesia, Triputra Group untuk mengembangkan platform operasi pusat data baru di Jakarta.

STT GDC menyebutkan bahwa kampus data center pertama akan dibangun di Greenland International Industrial Center yang berlokasi di Kota Deltamas, Bekasi, Jawa Barat. Kampus pusat data baru ini akan mendukung pengembangan beberapa gedung dan kapasitas TI hingga 72 megawatt.

Pembangunan tahap pertama diharapkan akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang dan diharapkan selesai pada kuartal pertama 2023.

STT GDC, yang secara tidak langsung dimiliki sepenuhnya oleh Temasek Holdings, berharap untuk mencapai keragaman portofolio yang lebih besar melalui kemitraan ini. 

Pembangunan pusat data baru akan memungkinkannya untuk "memperkuat" jaringan Asia, untuk memasukkan tiga besar negara terpadat di Asia (China, India, dan Indonesia). Jaringannya juga meluas ke lokasi strategis lainnya seperti Singapura, Seoul, dan Bangkok.

Bruno Lopez, Presiden dan Ketua Eksekutif STT GDC, mengatakan bahwa usaha patungan tersebut menandai masuknya strategis grup tersebut ke pasar pusat data Indonesia. 

“[Ini] merupakan langkah penting bagi STT GDC untuk memperkuat posisinya sebagai pemain pusat data terkemuka di Asia-Pasifik,” seperti dikutip melalui www.businesstimes.com.sg, Selasa (25/5/2021) 

Menurutnya, Indonesia dianggap sebagai ekonomi Internet terbesar di Asia Tenggara, didorong oleh tingkat adopsi konsumen yang tinggi atas aplikasi dan layanan digital.

Arif Rachmat, Direktur Triputra Group, menjelaskan bahwa permintaan Indonesia akan layanan digital dan awan tumbuh secara eksponensial. “Tidak ada waktu yang lebih baik bagi kami untuk berada di industri pusat data."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

temasek tp rachmat triputra group
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top