Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Super Blood Moon 26 Mei 2021, BMKG Banjarnegara Lakukan Pengamatan di Candi Arjuna

Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi dan Bulan berada dalam posisi yang sejajar. Visibilitas gerhana bulan total akan berlangsung secara bertahap.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Mei 2021  |  09:56 WIB
Super Blood Moon atau Gerhana Bulan Total pada 26 Mei 2021. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @infobmkg\r\n
Super Blood Moon atau Gerhana Bulan Total pada 26 Mei 2021. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @infobmkg\\r\\n

Bisnis.com, BANJARNEGARA -  Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara akan melakukan pengamatan gerhana bulan total di Kompleks Candi Arjuna, Kawasan Dataran Tinggi Dieng, pada Rabu (26/5/2021) mulai pukul 17.00 WIB.

"Kami akan melakukan pengamatan gerhana bulan total atau Super Blood Moon dari Kompleks Candi Arjuna, Desa Dieng Kulon," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie di Banjarnegara, Rabu (26/5/2021).

Dia menjelaskan, gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi dan Bulan berada dalam posisi yang sejajar.

"Pada saat fenomena ini terjadi bulan berada dekat pada titik terdekat dengan bumi," kata Setyoajie.

Visibilitas gerhana bulan total akan berlangsung secara bertahap.

"Dalam pengamatan yang akan dilakukan dari Dieng, Banjarnegara diprakirakan awal fase total sekitar pukul 18.09 WIB, puncak gerhana sekitar pukul 18.18 WIB, awal fase total sekitar pukul 18.28 WIB, akhir fase sebagian sekitar pukul 19.52 WIB dan akhir fase penumbra sekitar pukul 20.51 WIB," paparnya.

Lima Jam

Dari seluruh proses gerhana, lanjutnya, sejak fase awal hingga fase akhir akan berlangsung selama 5 jam 5 menit dan 2 detik.

"Sedangkan proses gerhana totalnya, sejak awal fase total, puncak total hingga akhir fase total akan berlangsung selama 18 menit 44 detik," ujarnya.

Fenomena gerhana bulan total ini dapat disaksikan jika kondisi cuaca cerah atau cerah berawan.

"Fenomena ini juga aman disaksikan oleh masyarakat dengan mata telanjang, tanpa harus menggunakan kaca mata khusus gerhana," tukas Setyoajie.

Untuk itu, dia mengajak masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan sekitarnya untuk menyaksikan fenomena tersebut. Pihaknya juga berharap kondisi cuaca di lokasi pengamatan nantinya cerah dan tidak hujan.

"Kami berharap kondisi cuaca pada saat terjadinya fenomena tersebut cerah, tidak mendung agar seluruh prosesnya dapat teramati dengan baik," katanya.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BMKG Gerhana Bulan Total

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top