Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Implementasi 5G Akan Ganggu Indihome? Ini Kata TLKM

Teknologi 5G menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menggangu kelangsungan bisnis fixed broadband.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 April 2021  |  11:15 WIB
Logo Indihome - Twitter.com
Logo Indihome - Twitter.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (persero) Tbk. (TLKM) akan memperkuat sinergi dengan anak usahanya, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), dalam menyambut era 5G.

Vice President Corporate Communication Telkom Pujo Pramono mengatakan layanan 5G menjadi satu tantangan tersendiri. Pasalnya teknologi ini memiliki kecepatan di atas 1 Gbps, sehingga dapat mengimbangi atau bahkan lebih baik dari layanan internet tetap yang ada saat ini.

Kehadiran 5G diyakininya tidak akan mengganggu kelangsungan bisnis fixed broadband. Layanan internet tetap ke rumah memiliki pasarnya sendiri.  

“Adanya layanan 5G nanti kami pandang sebagai tantangan namun bukan sebagai suatu hal yang mengganggu kelangsungan bisnis fixed broadband,” kata Pujo kepada Bisnis, Selasa (13/4/2021).

Selain itu, sambungnya, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarkat, khususnya saat era 5G,  IndiHome dan Telkomsel akan saling memperkuat untuk melayani pelanggan TelkomGroup dengan keunggulan yang dimiliki masing-masing.

“Bentuk sinergi layanan IndiHome dan Telkomsel saat ini diwujudkan dalam tiga produk untuk pelanggan, yaitu Halo IndiHome, Smooa dan Orbit,” kata Pujo.

Sebagai informasi, sepanjang 2020, Indihome menguasai 85 persen pangsa pasar internet tetap atau fixed broadband, dengan cakupan layanan meliputi 96,5 persen kabupaten/kota, 72,1 persen kecamatan, 41 persen kelurahan/desa, serta 9 pulau terluar.

Dari sisi jumlah pelanggan IndiHome memiliki pelanggan sebanyak 8 juta pelanggan pada 2020, bertambah 1 juta pelanggan dibandingkan dengan 2019. IndiHome menargetkan pada tahun ini jumlah pelanggannya naik 1,6 juta pelanggan.

Mengenai Smooa, dikutip dari dalam laman resmi Telkomsel, Smooa merupakan produk gabungan Telkom dan Telkomsel. Produk ini memberikan layanan WiFi, paket data seluler dan telpon dalam satu tagihan. Produk ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp75.000 – Rp625.000,-

Sementara itu, Telkomsel Orbit merupakan modem WiFi yang beroperasi menggunakan jaringan 4G LTE. Perangkat ini memiliki kecepatan 50Mbps, dengan teknologi 4x4 MIMO LTE dan dapat digunakan secara bersamaan oleh 64 pengguna.

Seiring dengan pita frekuensi Telkomsel yang makin lebar, teknologi ini nantinya diyakini mampu memberikan kecepatan internet yang makin kilat, termasuk untuk mendukung 5G.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel telekomunikasi telkom teknologi 5G
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top