Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pacu Skala UMKM, Kemenkominfo Fasilitasi Pembelajaran Pemasaran Daring

Kemenkominfo menyiapkan sejumlah strategi agar tujuan tersebut dapat tercapai, mulai dari pembelajaran pemasaran daring hingga memberi akses pendanaan melalui aplikasi.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 05 April 2021  |  08:51 WIB
UMKM go online.  - IM2
UMKM go online. - IM2

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan sejumlah rencana hingga 2024 untuk mendorong para pelaku UMKM untuk naik kelas lewat adopsi teknologi. 

Peraturan Menteri (PM) Komunikasi dan Informatika no.2/2021 tentang Rencana Strategis Kemenkominfo 2020-2024 menyebutkan pada 2020-2024, Kemenkominfo ingin meningkatkan skala 33.000 UMKM dari skala mikro/kecil menjadi skala menengah dengan adopsi teknologi digital.

Kemenkominfo menyiapkan sejumlah strategi agar tujuan tersebut dapat tercapai, mulai dari pembelajaran pemasaran daring hingga memberi akses pendanaan melalui aplikasi.

“Fasilitasi UMKM melakukan pembelajaran pemasaran online untuk meningkatkan pendapatan, memberikan pendampingan penggunaan teknologi bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, serta membuka akses pendanaan melalui aplikasi teknologi dan informatika,” tulis dalam PM No.2/2021.

Untuk diketahui, pada 2017 – 2019, Kemenkominfo memiliki program 8 juta UMKM Go Online. Kemenkominfo memfasilitasi UMKM untuk berdagang secara daring dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan akses pasar UMKM.

Melalui program ini, pedagang akan memiliki 2 kios sekaligus, yakni satu kios luring (pasar, toko, atau bentuk toko fisik lainnya) sebagai tempat berjualan sehari-hari dan satu kios daring (online) yang berada di lokapasar.

Tahapan pelaksanaan program meliputi penyusunan materi edukasi, yang bekerjasama dengan lokapasar, relawan TIK dan Ditjen IKP Kemenkominfo.

Materi ini digunakan dalam menyelenggarakan edukasi terhadap UMKM Go Online dan didistribusikan melalui pesan layanan masyarakat (Public Service Announcement/PSA), Instagram, Facebook, Video Animasi, dan website.

Selain itu, Kemenkominfo juga bekerjasama dengan beberapa lokapasar, antara lain Blibli, Shopee, Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Blanja.com dan Mataharimall serta Lembaga dan Kementerian terkait  untuk melakukan edukasi dan implementasi UMKM Go Online.

Edukasi yang dilakukan oleh Kemenkominfo pun tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga dilakukan dengan mengunjungi pasar-pasar tradisional atau Grebek Pasar.

“Kegiatan Grebeg Pasar bertujuan agar mereka tidak hanya mengandalkan lapak luring saja untuk berjualan, juga memanfaatkan lokapasar untuk berjualan daring,” tulis dalam PM tersebut.

Dengan sejumlah kegiatan yang dilakukan, Kemenkominfo mencatat selama periode 2017-2019, UMKM yang telah berhasil didorong Go Online sebanyak total 17,11 juta UMKM, dengan komposisi kontribusi dari lokapasar sebesar 16,97 juta UMKM Go Online, dan kontribusi Kemenkominfo 139.337 Go Online. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm kemenkominfo digitalisasi
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top