Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dompet Digital Ketiban Berkah dari Game Berbasis Gacha

Platform dompet digital menyebut penjualan voucer game akan meningkat pada tahun ini sejalan dengan game berbasis gacha yang kian menjadi favorit.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 27 Maret 2021  |  13:43 WIB
Warga bermain game online di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Rahmad
Warga bermain game online di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Rahmad

Bisnis.com, JAKARTA – Platform dompet digital mengamini penjualan voucer game diprediksi akan meningkat pada tahun ini, sebab gim berbasis loot boxes (gacha) tengah ramai digandrungi pemain gim saat ini.

Cindy Candiawan, Head of Campaigns and Growth Marketing ShopeePay mengatakan industri gim berkembang cukup pesat di Indonesia, dibuktikan dengan besarnya minat masyarakat terhadap aktivitas gim.

“Menanggapi fenomena ini, Kami telah dan akan terus menggandeng berbagai penyedia voucer gim daring untuk menghadirkan ragam promo menarik serta pengalaman penggunaan pembayaran digital yang mudah, aman, dan memuaskan,” ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Sabtu (27/3/2021).

Dia melanjutkan, dalam rangka mendukung pertumbuhan tren gim di Indonesia, ShopeePay saat ini memfasilitasi para gamers untuk membeli voucer game dari Codashop, UniPin, UPoint, dan Ximpay.

“Kami melihat potensi yang besar dalam industri gaming mengingat tingginya jumlah pemain gim di Indonesia. Data dari IESPL pada 2019 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat 12 di pasar gim dunia dengan total pemain aktif sebanyak 62,1 juta orang,” katanya.

Sepakat, Corporate Communication Associate LinkAja Reiner Benarya mengatakan perusahaan sedang memperbanyak acceptance mereka di partner gim, terutama yang sifatnya e-commerce gim. Sebab, besarnya potensi penjualan voucer gim saat ini.

“Kami melihat dari rata-rata pertumbuhan 2 bulan kemarin (Januari—Februari)  2021 bisa mencapai 15 persen [permintaan penjualan voucer gim]. Jadi, target LinkAja tahun ini tumbuh secara yoy minimal bisa segitu,” katanya.

Sekadar catatan, metode loot boxes atau gacha diprediksi mendatangkan pendapatan sebesar US$20,3 miliar (sekitar Rp287 triliun) sampai 2025, menurut laporan dari Juniper Research.

Selain itu, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa 230 juta pemain — sekitar 5% dari total pemain global— akan membeli judi gacha, yang sebagian besar datang dari mobile gaming.

Untuk diketahui, gim Genshin Impact berhasil mencatatkan keuntungan hingga US$1 miliar atau Rp 14 triliun dalam waktu kurang dari enam bulan sejak diluncurkan pada 28 September 2020.

Dikutip melalui laporan perusahaan riset pasar Sensor Tower, kesuksesan gim yang dikembangkan oleh MiHoYo ini didorong oleh sistem gacha yang mengharuskan pemain mengandalkan keberuntungannya untuk mendapatkan karakter pilihan mereka.

Adapun, di setiap pembaruannya Mihoyo merilis fitur Wish atau permohonan. Fitur tersebut merupakan sistem gacha sehingga pemain dapat melakukan top up agar pemain dapat memperoleh sebuah karakter maupun senjata dambaannya. 

Dalam laporan yang sama, Sensor Tower melaporkan rata-rata pendapatan harian Genshin Impact adalah US$5,8 juta per hari, tetapi jika ada banner karakter baru rata-rata ini melonjak menjadi US$12 juta per hari di mana deretan karakter dapat disimpulkan menjadi penyumbang pendapatan tinggi bagi Mihoyo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

game
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top