Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Tertipu! TikTok dan TikTok Cash Tidak Terafiliasi

TikTok Indonesia menegaskan tidak memiliki afiliasi dengan TikTok Cash, situs yang saat ini sedang viral karena diduga melakukan penipuan dan telah diblokir Kominfo.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 11 Februari 2021  |  16:26 WIB
Logo TikTok/Bloomberg - Lam Yik
Logo TikTok/Bloomberg - Lam Yik

Bisnis.com, JAKARTA – TikTok Indonesia angkat suara mengenai pemblokiran Tiktok Cash atau Tiktok e-Cash yang dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Head of Communications TikTok Indonesia Chatrine Siswoyo mengatakan situs TikTok Cash sama sekali tidak berafiliasi atau tidak berhubungan dengan situs resmi TikTok.

"Baru-baru ini, kami mengetahui ada situs web yang menggunakan nama TikTok dan meminta uang dari pengguna. Situs web, mitra, dan aktivitas ini sama sekali tidak terafiliasi dengan TikTok," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (27/1/2021).

Selain itu, dia melanjutkan pihak TikTok mengaku tidak pernah meminta uang dari para penggunanya. Mereka menyarankan agar pengguna berhati-hati dengan situs TikTok Cash tersebut.

“Sekadar mengingatkan saja, kami tidak pernah meminta uang dari pengguna. TikTok berkomitmen untuk melindungi keamanan seluruh pengguna di komunitas kami,” katanya.

Sekadar catatan, Kemkominfo pun telah melakukan langkah sigap dengan memblokir situs Tiktok Cash yang menjanjikan uang setelah menonton video di platform TikTok.

"Kominfo telah melakukan pemblokiran terhadap situs tiktokecash.com. Media sosial Tiktok Cash juga sedang dalam proses blokir," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, Kamis (11/2/2021).

Kominfo menjelaskan bahwa pemblokiran Tiktok Cash karena situs tersebut menawarkan layanan transaksi elektronik yang melanggar hukum.

Adapun, diketahui Tiktok Cash menawarkan paket keanggotaan seperti pekerja sementara seharga Rp89.000 dengan masa berlaku delapan hari hingga general manajer seharga Rp49.999.000 masa berlaku 365 hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teknologi TikTok
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top