Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peluncuran Game Hogwarts Legacy Diundur Hingga Tahun Depan

Game Hogwarts Legacy dikembangkan oleh Disney Infinity dai Avalanche. Permainan ini akan menitikberatkan pada sekolah sihir Hogwarts di tahun 1800an.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  13:29 WIB
Peluncuran game Hogwarts Legacy ditunda hingga tahun depan. - ilustrasi
Peluncuran game Hogwarts Legacy ditunda hingga tahun depan. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan menghampiri penggemar serial penyihir Harry Potter. Pasalnya, Warner Bros Games memutuskan untuk menunda rencana peluncuran gim Harry Potter berjudul "Hogwarts Legacy" hingga tahun depan atau 2022.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Warner Bros Games melalui akun resmi gim Hogwarts Legacy @HogwartsLegacy pada Kamis (13/1/2021). Namun sayangnya, tidak dijelaskan secara eksplisit mengapa peluncuran gim tersebut harus ditunda.

"Membuat pengalaman terbaik untuk Dunia Sihir dan penggemar gim adalah yang paling penting bagi kami. Oleh karena itu, berikan kami waktu lebih untuk gim ini," cuit akun @HogwartsLegacy.

Sebagai catatan, kehadiran gim Hogwarts Legacy pertama kali diumumkan saat acara peluncuran Sony PlayStation 5 tahun lalu.

Hogwarts Legacy dikembangkan oleh Disney Infinity dai Avalanche. Permainan ini akan menitikberatkan pada sekolah sihir Hogwarts di tahun 1800an, pemain akan menjadi salah satu murid di sekolah itu.

Menurut rencana, game ini akan dimainkan di berbagai platform, mulai dari komputer (PC), Xbox Series S, Xbox Series X, Xbox One, PlayStation 4 dan PlayStation 5.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

game permainan anak
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top