Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Temuan Lubang Hitam Paling Spektakuler Sepanjang 2020

Sejak 2015, para peneliti bisa mendapatkan sinyal langsung dari penggabungan lubang hitam menggunakan Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO) sementara observatorium seperti Event Horizon Telescope (EHT) telah menghasilkan gambar bayangan lubang hitam.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  18:11 WIB
Penampakan Lubang Hitam
Penampakan Lubang Hitam

Bisnis.com, JAKARTA - Fisikawan dan ilmuwan lainnya terus menerus mempelajari tentang fenomena lubang hitam yang ada di angkasa dan 2020 bisa dibilang merupakan zaman keemasan pengetahuan baru tentang hal tersebut.

Sejak 2015, para peneliti bisa mendapatkan sinyal langsung dari penggabungan lubang hitam menggunakan Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO) sementara observatorium seperti Event Horizon Telescope (EHT) telah menghasilkan gambar bayangan lubang hitam.

Tahun ini tidak terkecuali, dengan hasil pengetahuan yang menarik dan unik, yang dapat memperluas cakrawala tentang lubang hitam. Dilansir dari Live Science, Rabu (30/12) berikut ini adalah 10 temuan lubang hitam paling spektakuler pada 2020.

1 Hadiah Nobel bidang fisika jatuh pada lubang hitam

Seolah menyatakan bahwa 2020 adalah tahun yang luar biasa bagi penelitian lubang hitam, Hadiah Nobel diberikan pada tiga Fisikawan yang karyanya telah menjelaskan kehidupan entitas kosmik misterius tersebut.

Roger Penrose dari University of Oxford menerima setengah dari hadiah untuk penemuan bahwa pembentukan lubang hitam adalah prediksi yang kuat dari teori relativitas umum Albert Einstein.

Sementara Andrea Ghez dari UCLa dan Reinhard Genzel dari Bonn University bersama-sama mendapat hadiah untuk penemuan objek kompak supermasif di pusat galaksi yang ditempati kita.

2. LIGO melihat jatuhnya lubang hitam terbesar

LIGO dan Virgo mengamati lubang hitam melalui gelombang gravitasi, riak besar di struktur ruang-waktu yang dipancarkan saat benda besar bersoilasi. Fasilitas tersebut telah mengumpulkan sejumlah penemuan yang mengesankan.

Namun pada Mei, kolaborasi keduanya mengumumkan bahwa mereka telah menemukan tabrakan lubang hitam terbesar yang pernah ada, dengan satu massa 85 kali matahari dan yang lainnya 66 kali massa matahari, sehingga membentuk lubang hitam 142 kali massa matahari.

Selain mencetak rekor, temuan itu adalah yang pertama di zona terlarang lubang hitam kelas menengah. Meskipun para astronom telah melihat lubang hitam kecil, tidak ada yang sebelumnya menemukan bukti lubang hitam di kisaran menengah ini.

3. Lubang hitam primordial membuatnya menjadi besar

Tak lama setelah Big Bang, alam semesta dipenuhi dengan radiasi panas dan turbulen. Di beberapa wilayah, energinya cukup padat sehingga secara teoritis bisa runtuh ke dalam dirinya sendiri dan membentuk lubang hitam.

Meski Fisikawan masih belum tahu apa entitas yang dikenal dengan sebuah lubang hitam primordial (PBH), belakangan mereka sedang mempertimbangkan apa yang akan terjadi jika hal tersebut memang ada.

Beberapa makalah, termasuk yang terbit pada November telah menyarankan bahwa lubang hitam itu, beberapa di antaranya akan lebih kecil daripada yang terbentuk dari bintang yang sekarang dan dapat membentuk materi gelap.

4 Lubang hitam ukuran super mungkin ada

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada September lalu, para peneliti membahas kemungkinan lubang hitam yang sangat besar (SLAB). Entitas yang memiliki berat setidaknya 1 triliun kali massa matahari atau 10 kali lebih banyak dari lubang hitam terbesar yang diketahui saat ini.

Beberapa SLAB bisa saja terbentuk di awal alam semesta, membuat mereka menjadi kelas yang berbeda dari lubang hitam primordial, yang berarti kita mungkin bisa melihat jejaknya di latar belakang gelombang mikro kosmik.

Sementara itu, pihak lain percaya SLAB dapat ditemukan terlihat dengan mencari cara mereka mengubah cahaya bintang yang jauh. Konsep ini masih hiposis untuk saat ini, tetapi menarik banyak perhatian.

5 LIGO mendeteksi merger yang tidak seimbang

Mayoritas dua lubang hitam yang terdeteksi oleh instrumen LIGO dan Virgo memiliki massa yang kira-kira sama antara satu dengan yang lainnya, tetapi pada April LIGO telah mengamati cras paling asimetris.

University of Northwestern menyatakan benda-benda itu, yang saling bertabrakan sekitar 2,4 miliar tahun cahaya, masing-masing memiliki massa sekitar 8 dan 30 kali massa matahari.

Peristiwa tak terduga seperti itu dianggap cukup langka sehingga fasilitas gelombang gravitasi tidak akan melihatnya setelah hanya beberapa tahun berjalan. Penemuan ini menantang asumsi yang ada sebelumnya dan telah mengarahkan peneliti untuk mempertimbangkan penggabungan hirarkies.

6 Teleskop mengamati lubang hitam 'spagetifikasi' bintang

Ketika sebuah benda masif datang dalam jarak tertentu dari lubang hitam, gaya gravitasi ekstrem yang ada di sana dapat menghancurkan benda tersebut menjadi untaian panjang material yang berserakan di sekitarnya.

Proses tersebut dikenal sebagai spagetifikasi, dan merupakan peristiwa yang jarang terlihat karena kebanyakan lubang hitam dikelilingi oleh awan gas dan debu yang sangat mengaburkan.

Akan tetapi pada Oktober, astronom dari European Southern Observatory berhasil menangkap spagetifikasi bintang dengan detail yang belum pernah terjadi sebelumnya menggunakan Very Large Telescope dan New Technology Telescop.

7. Lubang hitam terdekat yang pernah terlihat

Pac-Man kosmik yang terlibat pada bulan Mei mengorbit dengan sepasang bintang pendamping yang dikenal sebagai HR 6819 berada pada jarak dekat tetapi secara astronomi aman.

Mengintai 1.000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Selatan Telescopium, lubang hitam yang baru ditemukan itu tiga kali lebih dekat dari pemegang rekor sebelumnya. Astronom tidak dapat secara langsung mengamati lubang hitam itu.

Akan tetapi, mereka apat menyimpulkan keberadaannya berdasarkan bagaimana hal itu secara gravitasi memengaruhi dua objek lainnya dalam sistem. Pengamat langit di Belahan Bumi Selatan dapat melihat sendiri bintang di sistem HR 6819 dengan mata telanjang.

8. Lubang hitam bisa jadi bola bulu

Agar lubang hitam terbentuk, materi dan energi harus runtuh ke titik kecil dengan kepadatan tak terbatas. Karena ketidakterbatasan seperti ini secara fisika tidak mungkin, ahli teori mencari cara untuk mengatasi hasil yang aneh seperti itu.

Menurut teori String, yang menggantikan semua partikel dan gaya dengan String subatomik yang bergetar, lubang hitam mungkin benar-benar berubah menjadi sesuatu yang aneh - bola String fundamental seperti benang fuzzy.

Pada Oktober lalu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa jika atom dalam bintang neutron sebenarnya adalah sekumpulan string, maka mengompresi string ini bersama-sama bukan akan membentuk lubang hitam tetapi fuzzball yang akan terlihat seperti bola benang.

9. Lubang hitam 'telanjang' berbahaya bisa mengintai di alam semesta

Menurut fisikawa, setiap lubang hitam harus dikelilingi oleh apa yang dikenal sebagai cakrawala peristiwa - batas di mana begitu benda jatuh, benda itu tidak akan pernah keluar. Namun sejak lubang hitam didalilkan, peneliti bertanya apakah cakrawala benar-benar diperlukan.

Mungkinkah memiliki lubang hitam tanpa cakrawala peristiwa, yang disebut lubang hitam 'telanjang'? Ini akan berbahaya karena hukum fisika yang diketahui rusak di dalam cakrawala peristiwa lubang hitam.

Meskipun sebagian besar ahli teori berpikir bahwa ketelanjangan tidak mungkin di lubang hitam, sebuah makalah pada November menyatakan bahwa mungkin ada cara untuk memastikan hal tersebut.

Triknya adalah dengan mencari perbedaan pada piring an akresi atau cincin gas dan debu yang terbentuk saat lubang hitam masuk, yang dapat menunjukkan perbedaan yang terlihat antara lubang hitam normal dan yang telanjang.

10. Harta karun lubang hitam

Natal datang lebih awal tahun ini bagi para ilmuwan lubang hitam. Pada Oktober lalu, kolaborasi yang mengawasi LIGO dan Virgo merilis katalog baru yang melimpah berisi lusinan sinyal gelombang gravitasi yang terdeteksi pada April-September 2019.

39 peristiwa tersebut mencakup banyak temuan menarik. Para peneliti sangat senang dengan data, yang menunjukkan bahwa fasilitas menerima rata-rata satu sinyal baru setiap lima hari dan berencana menggunakannya untuk lebih memahami perilaku dan frekuensi penggabungan lubang hitam.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tata surya lubang hitam black hole
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top