Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hybrid Cloud Bakal Diminati oleh Sektor-sektor Ini

Para pemain cloud, pemerintah, dan pelaku bisnis harus menyelesaikan banyak pekerjaan rumah untuk memenuhi kebutuhan adaptasi awan ke depan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 18 Desember 2020  |  06:49 WIB
Ilustrasi cloud computing
Ilustrasi cloud computing

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) menilai Indonesia harus bersiap untuk menghadapi tren ke pasar ke depan, dalam hal ini adalah adopsi penggunaan komputasi awan. 

Sekretaris Jenderal Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) Fanky Christian mengatakan setiap perusahaan yang sebelumnya sudah mengaplikasikan private cloud perlu terhubung ke public cloud agar bisa menyesuaikan diri terhadap tuntutan pasar ke depan.

“Perusahaan atau instansi memerlukan infrastruktur servernya ada di lokal [onpremise]. Hybrid cloud memungkinkan perusahaan atau instansi ini menggunakan infrastruktur yang ada di cloud dan onpremise secara bersamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia melihat bahwa sektor finansial, pemerintahan dan manufaktur akan masif dalam adopsi hybrid cloud ke depan.

Untuk finansial, dia menjelaskan bahwa industri ini  ke depan akan menggunakan hybrid dan multi cloud. Hal ini dilakukan untuk dapat memprioritaskan kebutuhan awan untuk aplikasi yang akan banyak diakses publik atau konsumen.

Untuk pemerintahan, dia melihat bahwa sektor tersebut mempertimbangkan awan untuk kebutuhan aplikasi yang akan diakses publik, adapun untuk internal akan ditempatkan di on-premise (pangkalan data lokal).

Sebaliknya manufaktur, menurutnya sektor ini akan melihat hybrid cloud menjadi salah satu peluang untuk penghematan, karena pengembangan infrastruktur virtual yang jauh lebih cost-efisien.

Dia pun mengimbau untuk dapat memenuhi kebutuhan adaptasi awan ke depan, banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan baik dari pemain cloud, pemerintah, dan pelaku bisnis.

Pertama, dia mengatakan perlu untuk memastikan kebijakan pemerintah mendukung komputasi awan.

Kedua,pemain perlu membantu banyak perusahaan agar mengerti penggunaan cloudhybrid cloud, dan multi cloud.

Ketiga, pemerintah juga perlu memastikan makin banyak orang bisa menjadi cloud spesialist, yang mengerti cara pengembangan dan penggunaan teknologi awan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cloud computing komputasi awan
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top