Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Huawei Resmi Lepas Kepemilikan Honor

Sebagai catatan, Honor merupakan jenama milik Huawei yang menyediakan ponsel, tablet, serta laptop dengan target, konsumen muda. Sebagian besar produk dari jenama yang diperkenalkan pada 2013 itu merupakan produk-produk dengan harga rendah hingga menengah yang dijual melalui situs webnya sendiri.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 November 2020  |  09:23 WIB
Logo Huawei Technologies Co. berada di atas gedung perkantoran di Dongguan, China, Kamis (23/5/2019). Bloomberg - Qilai Shen
Logo Huawei Technologies Co. berada di atas gedung perkantoran di Dongguan, China, Kamis (23/5/2019). Bloomberg - Qilai Shen

Bisnis.com, JAKARTA - Huawei Investment & Holding Co Ltd memutuskan untuk menjual Honor kepada Shenzhen Zhixin New Information Technology Co Ltd.

Sebagai catatan, Honor merupakan jenama milik Huawei yang menyediakan ponsel, tablet, serta laptop dengan target, konsumen muda. Sebagian besar produk dari jenama yang diperkenalkan pada 2013 itu merupakan produk-produk dengan harga rendah hingga menengah yang dijual melalui situs webnya sendiri.

Melalui keterangan resminya yang dipublikasikan pada Selasa (17/11/2020), Huawei menyatakan bahwa penjualan Honor dilakukan akibat adanya tekanan yang luar biasa akhir-akhir ini.

"Bisnis konsumen Huawei berada di bawah tekanan luar biasa akhir-akhir ini. Hal ini disebabkan oleh tidak tersedianya elemen teknis yang diperlukan untuk bisnis ponsel kami," demikian pernyataan resmi Huawei.

Setelah pernyataan ini dikeluarkan, praktis Huawei tidak akan memiliki saham apa pun atau terlibat dalam manajemen bisnis atau aktivitas pengambilan keputusan apa pun terkait dengan Honor.

Adapun, Shenzhen Zhixin New Information Technology Co Ltd. selaku pemilik baru Honor merupakan perusahaan baru yang didirikan oleh 30 agen dan distributor jenama tersebut.

Huawei menyebut 30 agen dan distributor Honor merupakan pihak yang pertama kali mengusulkan akuisisi. Tujuan utamanya tentu untuk memastikan kelangsungan hidup mereka masing-masing.

Perusahaan yang sedang berseteru dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) itu berharap perusahaan Honor yang baru ini akan memulai jalan kehormatan baru dengan pemegang saham, mitra, dan karyawannya.

"Kami menantikan Honor untuk terus menciptakan nilai bagi konsumen dan membangun dunia cerdas baru bagi kaum muda," tulis Huawei.

Huawei tidak menyebutkan nilai transaksi tersebut, namun berdasarkan pemberitaan sebelumnya yang beredar, Huawei berniat melepas Honor pada kisaran 100 miliar yuan. Xiaomi Inc. sebelumnya sempat dikabarkan sebagai pihak yang akan mengakuisisi Honor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

distributor huawei
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top