Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Teknologi 4G Boleh Berbagi Spektrum, Operator Bisa Makin Hemat

Operator seluler dinilai bisa semakin menghemat biaya penggunaan BTS, sewa menara hingga biaya operasional jika teknologi 4G diperbolehkan untuk berbagi spektrum frekuensi.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 10 November 2020  |  16:53 WIB
Teknologi 4G Boleh Berbagi Spektrum, Operator Bisa Makin Hemat
Aplikasi Bima yang disediakan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia) untuk pelanggannya. - dok. Tri Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Operator seluler diperkirakan akan makin hemat secara belanja modal dan operasional seandainya 4G diperbolehkan untuk berbagi spektrum frekuensi.

Wakil Presiden Direktur PT Hutchison 3 Indonesia Danny Buldansyah mengatakan dengan diperbolehkannya berbagi spektrum frekuensi untuk 4G, maka dari sisi biaya penggunaan BTS, sewa menara hingga biaya operasional operator akan makin hemat.

Dua operator yang saling berbagi spektrum, dia perkirakan hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar 1.2 - 1.5x dari biaya sewa. Adapun, tanpa berbagi spektrum per titik biaya yang dikeluarkan adalah 2x biaya sewa, karena kedua operator saling mengeluarkan biaya untuk gelar jaringan.

“Jadi ada efisiensi di sewa menara, listriknya efisiensi, orang yang merawat BTS juga efisiensi dengan kapasitas yang sama,” kata Danny kepada Bisnis.com, Senin (9/11/2020).

Di samping itu, sambungnya, dengan melakukan berbagi spektrum harga yang ditawarkan kepada masyarakat juga lebih terjangkau dan kemampuan operator untuk meluaskan cakupan jaringan juga lebih baik.

Dalam menggelar 4G di satu titik umumnya terdapat sejumlah poin yang menjadi pertimbangan operator seperti jarak titik menara dari pusat data, ketinggian menara, kapasitas jaringan dan lain sebagainya..

Dengan diperbolehkannya berbagi spektrum frekeunsi maka nilai yang dibayarkan oleh operator akan makin hemat, karena terdapat sejumlah biaya komponen yang dipangkas.

“Kalau ada sharing nanti akan ada penghematan-penghematan,” kata Danny.

Sebelumnya, Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan bahwa secara teknis berbagi spektrum frekuensi dapat dilakukan pada teknologi manapun, tidak terbatas pada 5G.

Dia berharap agar pemerintah mengeluarkan peraturan yang jelas mengenai berbagi spektrum frekuensi dan memperbolehkan aktivitas berbagi spektrum untuk teknologi 4G.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi 4g
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top