Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Asteroid Sekaligus 'Kepung' Bumi Saat Pilpres AS

NASA mengatakan objek, yang dikenal sebagai 2018 VP1 itu, hanya memiliki peluang 0,41 persen untuk memasuki atmosfer Bumi sehingga tidak perlu panik saat Anda bersiap untuk menuju ke tempat pemungutan suara untuk memberikan suara
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 November 2020  |  11:00 WIB
Asteroid - Istimewa
Asteroid - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Asteroid seukuran lemari es diinformasikan mendekati bumi, tepat sebelum pertarungan Donald Trump dan Joe Biden di Pilpres AS 3 November waktu setempat.

NASA mengatakan objek, yang dikenal sebagai 2018 VP1 itu, hanya memiliki peluang 0,41 persen untuk memasuki atmosfer Bumi sehingga tidak perlu panik saat Anda bersiap untuk menuju ke tempat pemungutan suara untuk memberikan suara. Bahkan jika itu memasuki atmosfer, itu kemungkinan akan terbakar sebelum mendekati tanah.

Asteroid itu kecil dalam hal batuan luar angkasa lebarnya sekitar 6,5 kaki. Ia diharapkan terbang antara 4.700 dan 260.000 mil jauhnya dari Bumi, melaju dengan kecepatan lebih dari 21.000 mph.
Neil deGrasse Tyson, ahli astrofisika populer, telah mempertimbangkan asteroid itu juga.

“Asteroid 2018VP1, batu angkasa seukuran lemari es, meluncur ke arah kita dengan kecepatan lebih dari 40.000 km / jam. Ini mungkin mengganggu Bumi pada 2 November, sehari sebelum Pemilihan Presiden. Itu tidak cukup besar untuk menyebabkan kerusakan. Jadi jika Dunia berakhir pada 2020, itu tidak akan menjadi kesalahan Semesta, ”tweet Tyson.

2018VP1 pertama kali diidentifikasi di Palomar Observatory di California pada November 2018.

Namun, selain asteroid itu, disebutkan juga ada dua asteroid lain yang mendekati bumi selama proses Pilpres AS.

Data dari Pusat Studi Objek Dekat Bumi NASA menunjukkan dua asteroid lagi akan melewati Bumi hari ini, meskipun pada jarak yang jauh lebih jauh dari 2018 VP1.

Yang pertama, UA3 2020, adalah asteroid berukuran lebar hingga 88 kaki yang akan terbang pada jarak sekitar 1,3 juta mil. Ini kira-kira lima kali jarak antara Bumi dan Bulan (238.900 mil.)

Yang kedua dinamai 2020 HF4 dan memiliki diameter hingga 60 kaki. Asteroid ini akan mendekati jarak lebih dari 3,8 juta mil.

Sedangkan tiga asteroid lagi akan melewati Bumi pada 4 dan 5 November, dengan dua pada Rabu dan satu pada Kamis. Asteroid terbesar, yang akan terbang Rabu pada jarak 3,3 juta mil, memiliki lebar hingga 150 kaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asteroid tata surya
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top