Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tahun Depan, Anggaran Kementerian Kominfo Jadi Rp16,9 Triliun

Komisi I DPR menyetujui anggaran Kementerian Kominfo pada 2021 sebesar Rp16,9 triliun untuk percepatan proses transformasi digital.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 24 September 2020  |  10:34 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR di Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menghadiri rapat kerja dengan Komisi I DPR di Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui pagu alokasi anggaran (pagu definitif) RAPBN TA 2021 yang diajukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk percepatan transformasi digital nasional sebanyak Rp16,9 triliun.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate menyatakan pengajuan alokasi anggaran sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo pada 3 Agustus 2020, mengenai Percepatan Transformasi Digital Nasional Indonesia.

“Setelah dilakukan kajian menyeluruh serta menimbang urgensi percepatan proses transformasi digital, Kementerian Kominfo secara resmi mengusulkan kenaikan kebutuhan pagu anggaran tahun 2021," ungkapnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI seperti dikutip, Kamis (24/9/2020).

Johnny pun mengatakan kebutuhan anggaran itu sudah termasuk alokasi untuk Kuasi Publik Komisi Informasi Pusat (Rp34,38 miliar), Komisi Penyiaran Indonesia (Rp59,17 miliar) dan Dewan Pers (Rp35,61 miliar). Lebih lanjut, Pagu Definitif Tahun 2021 dialokasikan untuk lima program prioritas Kementerian Kominfo, seperti Program Penyediaan Infrastruktur dan Teknologi Informasi dengan total kebutuhan sebesar Rp11,1 triliun.

Selanjutnya, Program Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebesar Rp3,6 triliun; Program Pengelolaan Spektrum Frekuensi, Standar Perangkat dan Layanan Publik dengan total kebutuhan sebesar Rp530,9 Miliar.

Selain itu, Program Komunikasi Publik dengan total kebutuhan sebesar Rp260,6 Miliar; dan Program Dukungan Manajemen dengan total kebutuhan sebesar Rp1,3 triliun.

Menteri Johnny memaparkan upaya Kementerian Kominfo melanjutkan pembangunan infrastruktur TIK selama masa pandemi. Akses internet, sampai dengan minggu pertama September, telah dibangun 7.510 lokasi. Penyediaan kapasitas satelit saat ini adalah sebesar 21 Gbps.

Mengenai utilisasi Palapa Ring, Menteri Kominfo menyatakan sudah berlangsung di 90 kabupaten dan kota layanan dan interkoneksi SLA minimal 95 persen.

“Dengan capaian utilisasi sampai dengan 1 September 2020 Barat: 33 persen, Tengah: 16.5 persen, Timur: 28 persen. Persiapan pembangunan Satria 1 saat ini telah dilakukan Preparatory Work Agreement pada tanggal 3 September 2020," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran kominfo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top