Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Intip Sony Alpha 7C, Kamera Terkecil dan Teringan di Dunia

Alpha 7C merupakan kamera dengan bodi full-frame terkecil dan teringan di dunia dilengkapi dengan performa yang tajam, menampilkan fitur AF (autofocus) terbaru
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 17 September 2020  |  11:46 WIB
Kamera Sony Alpha 7C
Kamera Sony Alpha 7C

Bisnis.com, JAKARTA - Sony kembali meluncurkan produk kamera anyarnya. Kali ini pabrikan asal Jepang itu meluncurkan kamera mirrorless full frame Alpha 7C.

Menurut President Director PT Sony Indonesia Kazuteru Makiyama, Alpha 7C merupakan kamera dengan bodi full-frame terkecil dan teringan di dunia dilengkapi dengan performa yang tajam, menampilkan fitur AF (autofocus) terbaru, kemampuan video 4K, dan sederet fitur lainnya.

 “Kamera terbaru Alpha 7C dan lensa zoom FE 28-60mm F4-5.6 mengemas banyak sekali teknologi pencitraan terdepan dengan desain terbaru, yaitu kamera full-frame dan sistem lensa terkecil dan teringan di dunia. Hal ini membuka peluang baru untuk para kreator," katanya melalui keterangan resminya yang diterima oleh Bisnis pada Rabu (16/9/2020).

Makiyama menyebut Alpha 7C merupakan versi kompak dari Alpha 7 III yang sudah diluncurkan sebelumnya. Pasalnya, kamera tersebut sama-sama mengandalkan sensor Exmor R CMOS back-illuminated full-frame 35mm 24,2MP, yang didampingi oleh prosesor gambar Bionz X.

Aplha 7C didukung dynamic rage 15-stop dan sensitivitas hingga ISO 51.200 dengan gambar RAW 14-bit. Kemudian kamera ini juga mempertahankan fitur stabilisasi gambar di bodi sama seperti Alpha 7 III.

Terdapat pula fitur pelacak AF berbasis kecerdasan buatan yang mampu dan melacak mata manusia maupun hewan. Transisi AF juga dapat disesuaikan dan pengaturan sensitivitas pada subyek yang berganti.

Alpha 7C juga mampu melakukan mode burst 10fps dengan AF atau AE. Fitur video juga serupa dengan A7 III, dengan perekaman internal 4:2:0 8-bit 30p 4k namun tanpa batasan waktu perekaman.

Kamera tersebut juga dibekali layar 921k dot 3,0 inci dengan artikulasi penuh dan layar sentuh terbatas. Sistem menu yang digunakan pada layarnya sama dengan Alpha 7 III.

Panel yang digunakan oleh layar tersebut berjenis OLED EVF dengan 2.35 juta titik.

Lebih lanjut, Makiyama menuturkan konektivitas Alpha 7C tak berbeda dengan Alpha 7 III maupun kamera full frame Sony lainnya.

Kamera tersebut dibekali konektor 3,5mm, micro HDMI dan USB-C untuk pengisian daya baterai dan transfer data. Tersedia juga slot kartu SDXC untuk penyimpanan.

Perbedaan Alpha 7 C dengan Alpha 7 III paling terlihat pada lensa yang digunakan. Sony menggunakan lensa kit lepas-tukar FE 28-60mm f4-5.6.

Lensa kit terbaru ini menurut Makiyama merupakan lensa zoom full-frame paling ringan dan paling ringkas yang pernah ada.

Sony A7C akan dipasarkan mulai akhir Oktober 2020, ditawarkan seharga USD1.800 tanpa lensa dan USD2.100 beserta lensa FE 28-60mm F4-5.6.

Kamera ini akan dipasarkan dalam dua warna yaitu hitam dan perak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

playstation sony
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top