Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mastel: Ini Caranya Biar Pembangunan Jaringan Hemat Anggaran

Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mengusulkan beberapa poin agar Kemenkominfo bisa membangun jaringan secara hemat anggaran.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  19:26 WIB
Peta sistem komunikasi kabel laut Palapa Ring paket barat. - Kementerian Komunikasi dan Informatika
Peta sistem komunikasi kabel laut Palapa Ring paket barat. - Kementerian Komunikasi dan Informatika

Bisnis.com, JAKARTA – Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) mengusulkan agar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan sejumlah pemangku kepetingan dalam membangun jaringan agar hemat anggaran.

Ketua Umum Mastel, Krisitono mengatakan Kemenkominfo perlu menggunakan dana pembangunan dengan kreatif dan terbuka dalam mencari model yang efektif dan efisien.

"Kementerian dinilai harus menggandeng sejumlah pemangku kepentingan seperti penyedia jasa internet dan penyelenggara jaringan, termasuk operator seluler," katanya, Jumat (14/8/2020).

Pihaknya menuturkan para pemangku kepentingan telah memberikan banyak usulan solusi untuk membangun akses tanpa membebani terlalu banyak APBN. Adapun, salah satu usulan yang pernah dibahas adalah pembangunan jaringan pengalur oleh operator seluler di sepanjang jalur Palapa Ring.

Dia berpendapat sebagai kompensasi atas pembangunan tersebut operator seluler digratiskan menggunakan Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) Palapa Ring. Semua daerah USO disepanjang palapa ring dibangun oleh operator backhole dan aksesnya dengan kompensasi sewa palapa ringnya digratiskan.

“Kan dulu Rudiantara [mantan Menkominfo] pernah bilang Palapa Ring itu menjangkau kabupaten yang tidak dibangun backbonenya Telkom dan operator bisa sewa gratis karena Palapa Ring kan didanai dari dana USO,” sambungnya.

Pembangunan Teknologi Komunikasi dan Informasi (ICT) pada 2021 memiliki anggaran senilai Rp30,5 triliun dari pemerintah.

Rencananya dana tersebut bakal difokuskan untuk mengakselerasi transformasi digital serta mewujudkan inklusi masyarakat di wilayah prioritas pembangunan dan mendorong kesetaraan dengan tambahan akses internet pada sekitar 4.000 desa dan kelurahan di daerah 3T.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi kominfo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top