Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amazon Investasi Lebih dari US$10 Miliar Bangun 3.236 Satelit Komunikasi

Melalui proyek itu, maka Amazon mampu menyediakan layanan broadband yang handal dan terjangkau bagi masyarakat yang belum terlayani dan kurang dilayani di seluruh dunia.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  15:55 WIB
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Amazon Inc., telah mengumumkan Project Kuiper, sebuah prakarsa untuk membangun konstelasi satelit di orbit rendah bumi (low earth orbit/LEO).

Melalui proyek itu, maka Amazon mampu menyediakan layanan broadband yang handal dan terjangkau bagi masyarakat yang belum terlayani dan kurang dilayani di seluruh dunia.

Pada 30 Juli 2020, perusahaan yang terdaftar di bursa NASDAQ dengan kode AMZN itu memperoleh persetujuan dari Federal Communications Commision (FCC) untuk mengerahkan dan mengoperasikan 3.236 konstelasi satelit mereka.

Persetujuan itu memungkinkan Project Kuiper untuk memberikan layanan broadband berbasis satelit di Amerika Serikat, membantu memperluas akses internet ke rumah tangga dan komunitas di seluruh negara.

Untuk membangun skala proyek ini, memang membutuhkan upaya dan sumber daya yang signifikan karena sifat konstelasi di LEO, dimana bukanlah jenis inisiatif yang dapat dimulai dari yang kecil.

Amazon akan berinvestasi lebih dari US$10 miliar di Project Kuiper. Investasi ini akan menciptakan lapangan pekerjaan dan infrastruktur di seluruh AS, membangun dan meningkatkan jaringan darat mereka, mempercepat pengujian dan pembuatan satelit, dan memungkinkan mereka memberikan terminal pelanggan yang terjangkau yang akan membuat broadband cepat dan andal dapat diakses oleh komunitas di seluruh dunia.

Wakil Presiden Senior Amazon Dave Limp mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendengar begitu banyak cerita belakangan ini tentang orang-orang yang tidak dapat melakukan pekerjaan mereka atau menyelesaikan tugas sekolah karena mereka tidak memiliki internet yang dapat diandalkan di rumah.

“Masih terlalu banyak tempat di mana akses broadband tidak dapat diandalkan atau di mana tidak ada sama sekali. Kuiper akan mengubahnya. Investasi US$10 miliar kami akan menciptakan lapangan kerja dan infrastruktur di seluruh Amerika Serikat yang akan membantu kami menutup celah ini,” katanya seperti dikutip dari laman Amazon, Kamis (30/7/2020).

Oleh karena itu, dia menghargai dukungan penuh bipartisan FCC atas masalah ini, dan dia ingin berterima kasih kepada Ketua Pai dan seluruh Komisi karena telah mengambil langkah pertama yang penting ini bersama mereka.

Project Kuiper akan memberikan layanan broadband berkecepatan tinggi dan latensi rendah ke tempat-tempat di luar jangkauan serat tradisional atau jaringan nirkabel. Ini terinspirasi oleh pelanggan di setiap sudut dunia.

Misalnya, oleh keluarga yang bekerja dan belajar bersama dari rumah, oleh para ilmuwan dan peneliti yang beroperasi di lokasi terpencil, oleh responden pertama yang memberikan bantuan bencana, dan oleh perusahaan dari semua ukuran yang memindahkan bisnis mereka secara online.

Project Kuiper akan melayani rumah tangga individu, serta sekolah, rumah sakit, bisnis, dan organisasi lain yang beroperasi di tempat-tempat tanpa broadband yang handal.

Rajeev Badyal, Wakil Presiden Teknologi untuk Proyek Kuiper, mengungkapkan mereka sedang melakukan penemuan luar biasa untuk menghadirkan broadband cepat dan handal dengan harga yang masuk akal bagi pelanggan.

“Sistem broadband berbasis LEO seperti Project Kuiper menghadirkan sejumlah besar tantangan, dan kami telah membentuk tim insinyur dan ilmuwan kelas dunia yang berkomitmen untuk mewujudkan visi kami untuk Project Kuiper dan menjaga ruang agar lingkungan tetap aman dan berkelanjutan untuk semua orang,” ujarnya.

Dia menambahkan kombinasi keahlian mendalam Amazon dalam jaringan dan infrastruktur serta kemampuannya untuk membiayai usaha yang sangat besar, membuatnya optimis tentang dampak yang dapat kita miliki untuk komunitas yang belum terlayani dan kurang terlayani ini.

“Kami juga berkomitmen untuk bekerja dengan mitra sektor publik dan swasta yang berbagi visi kami untuk proyek ini. Selain menyediakan layanan stasiun bumi langsung ke pelanggan, Project Kuiper juga akan memberikan solusi backhaul untuk operator nirkabel yang memperluas layanan LTE dan 5G ke wilayah baru,” katanya.

Bersama-sama, proyek-proyek ini akan memperluas akses broadband ke lebih banyak rumah tangga di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Project Kuiper akan dirancang dan diuji dalam pembukaan fasilitas penelitian dan pengembangan mereka yang baru di Redmond, Wash.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satelit amazon.com
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top