Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amartha Fintek Pacu Bisnis di Luar Jawa

PT Amartha Mikro Fintek (Amartha)memfokuskan diri berekspansi ke luar Pulau Jawa untuk memacu pertumbuhan kreditnya
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  18:02 WIB
CEO dan Founder PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) Andi Taufan Garuda Putra, memberikan paparan saat konferensi pers Amartha8eyond di Jakarta, Selasa (22/5 - 2018).JIBI/Dwi Prasetya
CEO dan Founder PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) Andi Taufan Garuda Putra, memberikan paparan saat konferensi pers Amartha8eyond di Jakarta, Selasa (22/5 - 2018).JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA- Guna memacu pertumbuhan kredit yang disalurkan fintek peer to peer lending, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha)menambah fokus untuk melakukan ekspansi di luar Pulau Jawa.

Pendiri dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan pada 2020 untuk di luar Pulau Jawa, Amartha sudah hadir di beberapa bagian Sulawesi dan Sumatra.

"Jadi penetrasi di luar Pulau Jawa lebih kuat, secara network lebih kuat. Jadi bisnisnya tidak hanya tumbuh di Jawa saja melainkan juga di luar pulau Jawa," kata Andi kepada Bisnis,  Senin (24/2/2020).

Adapun secara rinci, Amartha akan mengembangkan bisnis di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Untuk di Pulau Sumatra seperti Lampung, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, dan Jambi.

Adapun sepanjang 2019, Amartha telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp1,8 triliun, atau tumbuh dua kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Andi menyatakan jumlah mitra yang menerima pembiayaan sudah mencapai 380.000 nasabah, dan angka rasio kredit bermasalah atau non-performing finance (NPF) sebesar di bawah 1 persen, dengan nilai riil 0,8 persen.

Kemudian, lanjutnya, salah satu upaya untuk menekan NPF yaitu penggunaan sistem credit scoring dan teknologi machine learning yang khusus untuk segmen mikro di perdesaan. Terakhir yaitu lewat asuransi pendanaan dengan kerja sama perusahaan penjaminan kredit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

luar jawa fintech
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top