Startup OY! Indonesia Incar Transaksi Antar Akun Bank

Perusahaan rintisan OY! Indonesia telah berevolusi menjadi solusi finansial untuk mengatur transaksi keuangan sehari-hari bagi penggunanya di Tanah Air.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 16 Februari 2020  |  14:17 WIB
Startup OY! Indonesia Incar Transaksi Antar Akun Bank
Ilustrasi startup. - olpreneur.com
Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan rintisan OY! Indonesia telah berevolusi menjadi solusi finansial untuk mengatur transaksi keuangan sehari-hari bagi penggunanya di Tanah Air.
 
Jesayas Ferdinandus, Chief Executive Officer (CEO) OY! Indonesia menjelaskan bahwa OY! Indonesia menawarkan kebebasan bertransaksi antar akun bank, pengguna cukup menghubungkan (connect) rekening bank maupun kartu debit, kemudian dapat melakukan berbagai aktivitas di antaranya transfer antar bank tanpa dikenakan biaya administrasi.
 
Selain itu, Jesayas mengatakan pengguna dapat melakukan top-up e-wallet secara gratis dan juga melakukan pembayaran tagihan rutin. Tidak hanya itu, pengguna juga bisa menagih pembayaran ke orang lain hingga minta bayar patungan ke orang lain.
 
"Harapan kami kedepannya OY! Indonesia dapat menjadi sebuah platform yang menawarkan one stop financial solutions bertema #BeSmartBeOy. Tujuan jangka panjang kami OY! Indonesia dapat meningkatkan literasi finansial yang mampu untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional," tuturnya dalam keterangan resminya, Minggu (16/2/2020).
 
Jesayas menjelaskan bahwa OY! Indonesia telah terlisensi dan diawasi Bank Indonesia, sehingga terjamin keamanannya untuk para pengguna di Indonesia.
 
"Pengguna tidak perlu khawatir karena semua data keuangannya tetap hanya akan disimpan oleh pihak bank saja," katanya.
 
Seperti diketahui, penggunaan aplikasi keuangan digital semakin masif sepanjang tahun 2019 lalu. Berdasarkan catatan Bank Indonesia, semester pertama tahun 2019, volume transaksi uang elektronik sudah mencapai 2.7 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 69 triliun atau telah melampaui nilai transaksi uang elektronik sepanjang 2018.
 
Peningkatan transaksi uang elektronik ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang telah dicanangkan Pemerintah sejak 2014. 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top