Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dunia Games Leagues 2020: Telkomsel Targetkan 1 Juta Penonton

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menargetkan 1 juta jumlah penonton daring untuk turnamen gim bertajuk Dunia Games League 2020 yang akan berlangsung pada akhir Februari 2020.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 12 Desember 2019  |  18:18 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menargetkan 1 juta jumlah penonton daring untuk turnamen gim bertajuk Dunia Games League 2020 yang akan berlangsung pada akhir Februari 2020.

Direktur Manager Telkomsel Rachel Goh mengatakan perusahaan akan mengejar target tersebut dengan menghadirkan jumlah serta durasi tayangan secara masif.

"Kami akan menghadirkan 2.000 pertandingan dan 2.000 jam produksi tayangan. Hal tersebut akan menjadikan ajang ini sebagai turnamen yang diadakan di Indonesia tahun ini," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Selain itu, lanjutnya, daya tarik terhadap Dunia Games League 2020 tidak lepas dari posisi Dunia Games sebagai portal gim dan platform media nomor satu di Indonesia dengan jumlah pengunjung bulanan mencapai lebih dari 9 juta orang.

Hal lain yang dinilai bakal menarik animo penonton terhadap ajang ini adalah Kualifikasi Pro yang mengundang 16 tim Esports terbaik di Tanah Air yang akan dipertandingkan mulai pertengahan Januari 2020 dan ditayangkan secara langsung di situs resmi Dunia Games. 

Sebagai informasi, babak kualifikasi daring yang ditayangkan secara live streaming di YouTube Dunia Games dan MAXstream pada pergelaran turnamen sebelumnya disaksikan lebih dari 5 juta viewers dengan total durasi mencapai lebih dari 35 juta menit.

Adapun, Dunia Games League 2020 akan melewati 4 fase kualifikasi, antara lain; pertama, Kualifikasi Amatir yang diadakan secara serentak di 122 kota dengan 4 tim terbaik akan dipertandingkan di tingkat nasional. Registrasi Kualifikasi Amatir sendiri sudah dimulai pada awal Desember 2019 dan mulai berkompetisi pada awal Januari 2020.

Kedua, Kualifikasi Kampus yang telah memulai tahap registrasi sejak awal Desember 2019 akan berlangsung di 64 kampus se-Indonesia serta akan memilih 4 tim.

Ketiga, Kualifikasi Pro. Adapun, Kualifikasi Pro akan mengundang 16 tim esports terbaik di Indonesia yang akan dipertandingkan mulai pertengahan Januari 2019. Melalui kualifikasi ini, akan dipilih 8 tim terbaik dari Kualifikasi Pro Dunia Games untuk dipertandingkan di tingkat nasional.

Keempat, Kualifikasi Online yang ditargetkan dapat mencapai 1.000 tim, di mana 4 tim terbaik akan mendapatkan wild card untuk memerebutkan gelar juara pada grand final Februari 2020. 

Adapun, registrasi Kualifikasi Online Dunia Games dimulai pada awal Januari 2020 dan pertandingan akan berlangsung pada Februari 2020.

Secara keseluruhan, Dunia Games League 2020 akan diikuti lebih dari 25.000 peserta yang terbagi menjadi lebih dari 7.500 tim, dengan Player Unknown Battle Ground Mobile (PUBG) sebagai gim yang dipertandingkan.

Head of E-sports PUBG Mobile for Southeast Asia Gaga Li mengatakan kerja sama strategis yang dilakukan dengan Telkomsel melalui penyelenggaraan Dunia Games League 2020 menjadi elemen penting dalam upaya perusahaan untuk mendukung ekosistem e-sports Indonesia, khususnya PUBG Mobile.

"Industri Esports di Indonesia sangat positif saat ini. Kami telah membuat langkah-langkah signifikan melalui kolaborasi dengan Telkomsel  sebagai elemen penting dari upaya kami untuk mendukung ekosistem e-sports Indonesia," ujar Li.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-sports
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top