Nuansa Batik di Forum TI Regional Veritas

Ada  yang unik dalam sebuah acara forum teknologi informasi (TI) regional Asia yang digelar perusahaan manajemen data Veritas Technologies LLC, Selasa (12/11/2019) ketika seluruh peserta mengenakan baju batik lengan pendek.
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 12 November 2019  |  10:02 WIB

Bisnis.com, BADUNG, Bali - Ada  yang unik dalam sebuah acara forum teknologi informasi (TI) regional Asia yang digelar perusahaan manajemen data Veritas Technologies LLC, Selasa (12/11/2019) ketika seluruh peserta mengenakan baju batik lengan pendek.

Seluruh peserta mendapatkan baju batik  buatan Danar Hadi Solo dengan lengan kiri bertuliskan VERITAS dan dengan pilihan ukuran S, M, L, XL untuk dipilih sesuai ukuran baju peserta.

Chris Lin, Senior Vice President Penjualan Asia Pasifik dan Jepang Veritas Technologies LLC, mengatakan Veritas menggelar forum Veritas Vision Solution Day secara serempak di berbagai kawasan di dunia.

Untuk kawasan Asia Tenggara, katanya, forum tersebut digelar di Bali selama 11-13 November 2019.

"Ini adalah forum TI kelas dunia yang digelar di Bali dan secara paralel digelar juga di Australia pada hari yang sama," ujarnya hari ini, Selasa (12/11/2019).

Apakah acara Veritas Vision Solution Days tersebut juga dikemas dengan mengenakan pakaian tradisional bagi para peserta. Hanya panitia setempat yang tahu.

Yang jelas, baju batik lengan pendek dengan tulisan VERITAS di lengan kiri buatan Danar Hadi menjadi dress code atau baju resmi acara Veritas Vision Solution Days.

Dalam forum Veritas Vision Solution Days tersebut Veritas mencoba berbagi pemikiran mengenai manajeman data untuk berbagai kalangan baik perusahaan maupun pemerintah.
Kami mencoba memperkenalkan konsep EDPS (Enterprise Data Services Platform) untuk memberikan dukungan pengamanan data secara API (Availability, Protection, Insight).

"Artinya platform EDPS yang kami tawarkan mampu memberikan manajeman data yang tersedia setiap saat, mampu melindungi data di mana`pun, dan mampu memberikan keleluasaan untuk menjalankan apapun data data tersebut," lanjutnya.

Dia menambahkan platform manajeman data Veritas telah diaplikasikan oleh perusahaan kelas dunia. "Sekitar 99 persen perusahaan yang masuk Fortune 100 menggunakan platform Veritas," katanya.

Kegiatan bisnis Veritas di seluruh dunia melibatkan 20.000 partner yang tersebar di seluruh kawasan dunia.

Untuk pengembangan teknologi manajemen data, Veritas mengalokasikan dana US$250 juta dari total pendapatan sebesar US$2 miliar (lebih dari Rp28 triliun) untuk kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi manajeman data.`

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
layanan data, data center

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top