Allstars.id Jembatani 20.000 Influencer dengan UMKM

Perusahaan industri influencer, konten, dan hiburan, Famous Allstars meluncurkan Allstars.id, yakni platform yang menghubungkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan lebih dari 20.000 influencer yang terdaftar di platform tersebut.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 07 November 2019  |  11:57 WIB
Allstars.id Jembatani 20.000 Influencer dengan UMKM
Influencer - allstars.id

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan industri influencer, konten, dan hiburan, Famous Allstars meluncurkan Allstars.id, yakni platform yang menghubungkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan lebih dari 20.000 influencer yang terdaftar di platform tersebut.

Business Director Famous Allstars Alex Wijaya mengatakan Platform yang menggandeng komunitas pelapak Bukalapak tersebut mempertemukan perusahaan usaha kecil dan menengah di Indonesia dengan influencer yang tepat melalui dua fitur utama, yakni Allstars Assistant dan Allstars Project.

Allstars Assistant menghubungkan pelaku usaha dengan influencer yang sesuai dengan target market untuk menjalankan strategi pemasaran melalui penerbitan konten-konten yang didesain khusus bagi pelaku tersebut.

Sementara itu, Allstars Project membantu pelaku usaha untuk terhubung dengan influencer yang sesuai dengan anggaran.

"Melalui dua fitur ini, Allstars siap membantu pelaku UMKM meningkatkan awareness, menjangkau audience yang lebih luas, serta membuktikan kredibilitas di pasaran," jelasnya.

Adapun, dihadirkannya platform tersebut dinilai akan memberikan dampak yang cukup luas kepada pelaku UMKM. Pasalnya, tidak hanya influencer top-tier, platform juga menyediakan jasa influencer nontop-tier, seperti influencer nano dan mikro.

Menurutnya, influencer di level nano dengan jumlah pengikut di bawah 10.000, dan mikro dengan jumlah pengikut di bawah 100.000 memiliki kredibilitas lebih tinggi dibandingkan dengan influencer top-tier dengan jumlah pengikut lebih dari puluhan juta orang karena dinilai lebih dekat dengan pengikutnya.

"Kami melihat influencer nano dan mikro memiliki dampak lebih besar. Karena bukan dilihat dari jumlah reach saja, tapi juga tingkat kepercayaan, engagement, dan kredibilitas yang dimiliki," ujar Alex di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Allstars.id dihadirkan berdasarkan tiga hal; pertama, perlunya meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap influencer di mana sejauh ini jasa masih dipersepsikan mahal; kedua, kurangnya jumlah pengikut para pelaku UMKM di media sosial; ketiga, pendanaan yang minim sehingga menjadi kendala bagi pelaku UMKM dalam memasarkan produk.

Platform Allstars.id juga menghadirkan transparansi di mana pengguna jasa dapat menentukan sendiri biaya yang akan dikeluarkan, serta menjamin keamanan pembayaran dengan metode pengembalian uang.

Di sisi lain, Technology & Education Influencer Indra Sugiarto mengatakan kehadiran platform Allstar.id menjawab masalah di mana sejauh ini para influencer hanya bisa dijangkau oleh pelaku usaha tertentu. 

"Pihak influencer memang menunggu hadirnya jalur yang menghubungkan mereka dengan pelaku usaha. Bagi influencer, kehadiran platform mempermudah dalam hal mengoordinasi permintaan yang datang dari pelaku usaha," ujar Indra.

Sementara itu, CMO Ropang OTW Tjoek Widharyoko mengatakan terdapat beberapa kemudahan sejak mendaftarkan mereknya di platform Allstars.id. Kemudahan tersebut antara lain proses pemasaran yang praktis serta sistematis, dan keperluan pelaku usaha terhadap influencer yang diinginkan bisa diperoleh dengan mudah.

"Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk mencari influencer tergolong cepat, sehingga kami cukup terbantu dalam menjalankan campaign perusahaan kami dengan waktu yang singkat," ujar Tjoek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
umkm, StartUp

Editor : Wike Dita Herlinda
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top