5 Terpopuler Teknologi, Pihak yang Paling Bertanggung Jawab Bocornya Data Penumpang Lion Air Group dan Pemerintah Diminta Akomodir Keahlian Perestas Situs KPU

Pihak yang disebut paling bertanggung jawab terkait bocornya data penumpang Lion Air menjadi berita terpopuler di kanal Teknologi Bisnis.com pada hari Senin (23/9/2019).
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai - Bisnis.com 23 September 2019  |  18:54 WIB
5 Terpopuler Teknologi, Pihak yang Paling Bertanggung Jawab Bocornya Data Penumpang Lion Air Group dan Pemerintah Diminta Akomodir Keahlian Perestas Situs KPU
Ilustrasi - Fasilitas MRO Batam Aero Technic (BTA) di Batam. - Bisnis/Youtube

1. Data Penumpang Lion Air Group Bocor, Ini Pihak yang Paling Bertanggung Jawab!

Salah satu anak perusahaan Lion Air Group, Malindo Air, mengungkapkan dua mantan karyawan perusahaan kontraktor dagang-el GoQuo bertanggung jawab atas kebocoran data penumpang maskapai tersebut yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Reuters, Senin (23/9/2019), Malindo Air memublikasikan perihal tersebut pekan lalu setelah perusahaan sekuriti siber asal Rusia, Kaspersky, melaporkan sekitar 30 juta data penumpang Malindo Air dan maskapai anak perusahaan Lion Group lainnya dibocorkan melalui forum daring.

Baca selengkapnya di sini.

2. Google Dengarkan Percakapan Anda Lagi, Tapi Kali Ini...

Anda sering menggunakan layanan Google Assistant? Kabarnya, karyawan Google akan kembali mendengarkan cuplikan pembicaraan yang dilakukan melalui Google Assistant guna membantu meningkatkan kualitas produk ini.

Tapi jangan dulu khawatir privasi Anda akan terganggu, kali ini raksasa mesin pencarian itu hanya akan melakukannya jika pengguna memberikan izin. Baca selengkapnya di sini.

3. Telkomsel Klaim Kuasai 90 Persen Pangsa Pasar Enterprise di Kalimantan

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) memastikan kehadiran jaringan mereka di Kalimantan tidak hanya untuk menjamin konektivitas, tapi juga memberikan solusi bagi pelanggan korporasi.

Di Kalimantan, Telkomsel mengklaim telah menguasai 85-90 persen pangsa pasar korporasi berkat cakupan jaringan yang mereka miliki. Telkomsel juga menyebutkan sudah bekerja sama dengan 4.239 pelaku enterprise.

Baca selengkapnya di sini.

4. 500 Unit Armada Bayan Resources Bakal Dipasang Sensor Fleetsight Telkomsel

PT Telekomunikasi Selular akan mempererat kerja sama dengan PT Bayan Resources Tbk. dengan menambah armada yang memanfaatkan solusi IoT Fleetsight dari saat ini 200 unit menjadi 500 unit pada akhir 2019.

Saat ini, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) telah bekerja sama dengan PT Bayan Resources Tbk., perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu bara, perihal pemanfaatan solusi IoT Fleetsight. Fleetsight adalah solusi IoT berupa alat sensor yang dipasang di armada korporasi. Alat ini dapat melacak kondisi dan posisi armada.

Baca selengkapnya di sini.

5. Pemerintah Diminta Akomodir Keahlian Perestas Situs KPU

The Institute for Digital Law and Society (Tordillas) berharap ke depan persoalan hukum dialami Muhammad Arik Alfikli, tidak terjadi lagi dialami pemuda 19 tahun asal Payukumbuh tersebut.

Muhammad Arik Alfikli baru-baru ini dituduh melakukan tindak pidana akses ilegal UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sehingga Arik ditangkap di Padang dan menjadi tersangka atas percobaan melakukan ilegal acces terhadap website Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca selengkapnya di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kpu, telkomsel, google, kalimantan, hacker, lion air

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top