RISING STAR : Mencoba Menawarkan Solusi Melalui Dana

Dengan memanfaatkan teknologi, CEO Dana Indonesia Vincent Henry Iswaratioso menawarkan kemudahan setiap proses sistem pembayaran melalui Dana.
Puput Ady Sukarno & Fitri Sartina Dewi
Puput Ady Sukarno & Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 09 September 2019  |  12:26 WIB
RISING STAR : Mencoba Menawarkan Solusi Melalui Dana
Ilustrasi - Istimewa

Pengalamannya yang cukup panjang berkarier di dunia digital membuat CEO Dana Indonesia Vincent Henry Iswaratioso sangat jeli terhadap peluang bisnis digital yang bisa digarap di Tanah Air. Dengan memanfaatkan teknologi, dia menawarkan kemudahan setiap proses sistem pembayaran melalui Dana.

Tujuannya, membangun Dana tidak hanya untuk memanfaatkan peluang yang ada, tetapi dia juga membawa misi besar, yaitu mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang selama ini lebih memilih melakukan transaksi tunai menjadi transaksi nontunai atau cashless society.

“Saya ingin Dana menjadi salah satu pilar yang turut berkontribusi untuk mendorong transformasi masyarakat di Indonesia menjadi digital cashless society dan berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia,” ujarnya.

CEO Dana Indonesia ini mengungkapkan bahwa penetrasi transaksi pembayaran digital masih berada pada kisaran 7%. Angka tersebut masih jauh di bawah negara-negara lainnya seperti China, dan India.

Sebagai sosok yang berpengalaman mendirikan startup, Vince berpesan kepada pengusaha yang ingin mendirikan usaha rintisan atau startup digital. Menurutnya, poin penting yang harus diperhatikan ialah tujuan dan misinya dalam mendirikan suatu usaha.

Selain itu, pengusaha tersebut juga harus jeli melihat peluang dan kebutuhan masyarakat, serta mampu mengidentifikasi persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai pebisnis, kita harus bisa menawarkan solusi dari persoalan yang dihadapi masyarakat. Jika memang sudah yakin memiliki kemampuan untuk mengatasi persoalan yang dihadapi, bisnis yang dijalankan pasti berhasil,” ungkapnya.

Seorang pebisnis startup, imbuhnya, juga harus memiliki prinsip tidak takut mengalami kegagalan. Prinsip tersebut juga yang coba dia tanamkan kepada seluruh tim kerjanya di perusahaan.

Jika mengalami kegagalan, Vince berpesan agar timnya tidak terus terpaku pada kegagalan tersebut. Hal yang harus dilakukan ialah belajar dari kegagalan tersebut, dan bergerak cepat untuk menentukan langkah berikutnya.

Sebagai pimpinan perusahaan, dia sangat mengutamakan kerja sama tim. Dia bahkan sangat percaya dengan kemampuan timnya dalam mengerjakan proyek, dan menangani pelanggan yang jumlahnya sangat banyak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
StartUp, Teknologi Finansial

Sumber : Bisnis Indonesia

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top