Aneka Strategi Operator Seluler Selamatkan Kualitas Jaringan di Tengah Pemadaman Listrik

Sejumlah operator seluler mengambil langkah sigap seiring dengan berkurangnya pasokan listrik akibat pemadaman di sejumlah wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek hari ini.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 04 Agustus 2019  |  21:58 WIB
Aneka Strategi Operator Seluler Selamatkan Kualitas Jaringan di Tengah Pemadaman Listrik
Teknisi memeriksa perangkat BTS (Base Transceiver Station) di dekat jalan tol Trans Jawa, Ngawi, Jawa Timur, Minggu (12/5/2019). - ANTARA/Nando
Bisnis.com, Jakarta -- Sejumlah operator seluler mengambil langkah sigap seiring dengan berkurangnya pasokan listrik akibat pemadaman di sejumlah wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek hari ini.

PT Indosat Tbk mengaku mengalami penurunan kualitas layanan internet akibat blackout sekitar 8 jam, yang terjadi sejak pukul 11:45 WIB tersebut.

Turina Farouk, SVP - Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, mengatakan sebanyak 10% dari total jaringan Indosat Ooredoo terkena dampak pemadaman listrik. Hal tersebut, sambungnya, praktis mengakibatkan penurunan kualitas jaringan Indosat.

Turina mengatakan untuk mengatasi permasalahan tersebut, perseroan telah menurunkan tim yang memperbaiki kualitas jaringan Indosat di sejumlah titik.

"Kami akan terus memonitor jaringan kami agar normal kembali," kata Turina dalam rilis yang diterima Bisnis.com, Minggu (4/8/2019).


Di samping itu, kata Turina, perseroan terus memantau kondisi jaringan yang ada. Indosat pun meminta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan tersebut.

Pada waktu yang berbeda, Vice President Corporate Communication PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) Denny Abidin mengatakan perseroan tengah menginvetarisasi perangkat yang terkena dampak gangguan pasokan listrik pada hari ini.

Perseroan, kata Denny, terus memastikan daya cadangan yang dimiliki berfungsi dengan baik agar dapat menopang kebutuhan daya untuk sementara waktu, selama pasokan listrik terganggu.

“Kami juga memastikan back up power berfungsi di perangkat jaringan kami secara maksimal,” kata Denny.

Sementara itu, Group Head Corporate Communication XL Axiata,  Tri Wahyuningsih mengatakan perseroan telah mengutus tim teknis untuk perbaikan sumber daya.

Dia menuturkan kurangnya pasokan listrik juga berdampak pada layanan perseroan. Hanya saja, XL Axiata tidak menyebutkan seberapa besar dampak tersebut.

“Semoga kondisi ini membaik, sehingga kualitas layanan XL Axiata bisa normal kembali,” kata Ayu.

Sebelumnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyampaikan bahwa gas turbin 1 sampai 6 sedang mengalami  trip atau gangguan, sementara gas turbin 7 sedang mati. Gangguan ini menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah daerah di Jabodetabek.

Selain itu, gangguan pada sutet 500 kV menyebabkan sejumlah area di Jawa Barat yang terdiri dari Bandung, Bekasi, Cimahi, Garut, Cianjur, Cirebon, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor mengalami pemadaman. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
operator telekomunikasi

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top