Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Semester I/2019, Huawei Raup Pendapatan Rp842 Triliun

Perusahaan teknologi Huawei menggumumkan bahwa pada semester 1/2019 pendapatan yang diperoleh perseroan mencapai 401,3 miliar yuan atau setara dengan Rp842 triliun. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  12:45 WIB
Ilustrasi logo Huawei. - REUTERS/Chris Wattie
Ilustrasi logo Huawei. - REUTERS/Chris Wattie

Bisnis.com, JAKARTA —Perusahaan teknologi Huawei menggumumkan bahwa pada semester 1/2019 pendapatan yang diperoleh perseroan mencapai 401,3 miliar yuan atau setara dengan Rp842 triliun. 

Chairman Huawei, Liang Hua, mengatakan meski dimasukkan sebagai daftar hitam atau blacklist oleh sebuah negara, pertumbuhan Huawei tetap lancar dan dalam kondisi sehat. 

"Meski demikian hal itu tidak berarti bahwa tidak ada kendala yang dapat kami di masa yang akan datang," kata Liang dalam rilis yang diterima Bisnis.com, Rabu (31/7/2019). 

Grup bisnis consumer menjadi penyumbang terbesar pendapatan pada semester pertama 2019 dengan perolehan sebesar 220,8 miliar Yuan. 

Huawei mengungkapkan angka penjualan Ponsel pintar telah mencapai 118 juta unit atau meningkat 24% secara tahunan. Meski demikian, penjualan ponsel di Indonesia cenderung stagnan, hanya tumbuh tipis 3% secara tahunan.

Pada bisnis jaringan, Huawei berhasil mencatakan pertumbuhan sebesar 146,5 miliar yuan, didorong oleh pertumbuhan di lini produksi dan penjualan peranti jaringan nirkabel, transmisi optik, komunikasi data dan sejumlah produk terkait.

Diketahui juga hingga saat ini, Huawei telah menekan 50 kontrak 5G komersial dan berhasil menggelar 150.000 BTS di seluruh dunia. 

Adapun dari sektor enterprise Huawei mencatatkan pendapatan sebesar 31,6 miliar yuan, didorong oleh kerja sama yang terjalin dengan pemerintahan dan sektor komersial seperti finansial, transportasi, energi, dan otomotif dalam pengadaan claud, artificial intelligence Campus, Network Data Center dan IoT.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

huawei
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top