Hari Raya Idulfitri, Trafik Data di Ruas Tol Baru Kurang Bergairah

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memperkirakan terjadi peningkatan trafik data saat liburan Hari Raya Idulfitri1440 H dibandingkan dengan hari biasa. Peningkatan cenderung terjadi kota tujuan para pemudik dan tempat wisata.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 10 Juni 2019  |  06:55 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memperkirakan terjadi peningkatan trafik data saat liburan Hari Raya Idulfitri 1440 H dibandingkan dengan hari biasa. Peningkatan cenderung terjadi kota tujuan para pemudik dan tempat wisata.

Adapun peningkatan trafik data di sejumlah ruas tol yang baru dibangun diperkirakan tidak terlalu signifikan.  

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memperkirakan sejumlah kota yang sekedar dilalui oleh pemudik pada tahun ini cenderung mengalami penurnan lalu lintas data jika  dibandingkan dengan tahun lalu disebabkan oleh arus mudik yang lebih lancar pada tahun ini.

Adapun kenaikan lalu lintas data, lanjutnya, mayoritas terjadi di sejumlah titik kota tujuan pemudik. Hanya saja Rudiantara belum dapat menyebutkan jumlah peningkatan tersebut.

“Katakanlah dari Jakarta ke Semarang, dahulu mungkin butuh waktu 10 -12 jam. Sekarang 6 jam sudah sampai di kota tujuan, artinya trafiknya bukan di tol tapi di kota tujuan” kata Rudiantara di Jakarta beberapa waktu lalu.

Meski demikian, sambung Rudiantara, hadirnya sejumlah ruas tol baru seperti Trans Sumatera dan Trans Jawa mendorong operator seluler untuk memperluas cakupan jaringannya pada liburan Lebaran tahun ini.

Pada lebaran tahun ini, operator seluler masih memanfaatkan Mobile base transceiver stasion (Mobile BTS) untuk memberikan layanan kepada para pelanggan sambil menunggu perizinan membangunan BTS tetap rampung di pemerintah daerah setempat.

“Ini karena tol baru jadi harus bawa puluhan Mobile BTS. Ini solusi sementara yang diberikan oleh operator seluler karena ini yang pertama kali dibuka,” kata Rudiantara.

Rudiantara mengakui saat ini kualitas layanan yang diberikan operator seluler dengan Mobile BTS di sejumlah ruas tol seperti di tol Jakarta- Surabaya belum optimal 100 persen.

Berdasarkan laporan yang diterima, dari seluruh ruas tol Jakarta- Surabaya, sebesar 70 persen dari ruas tol telah mendapat layanan yang prima,  25% dari ruas tol memiliki layanan yang memadai dan sisanya 5 persen dari ruas tol masih perlu diperbaiki.

Tidak hanya itu, kata Rudiantara, sejumlah ruas tol yang baru difungsikan, saat ini juga kurang didukung oleh stabilitas listrik yang memadai sehingga berdampak pada kinerja Mobile BTS yang dibawa oleh operator seluler berkurang.

“Mobile BTS bergantung pada cadangan baterai yang dibawa dan genset. Baterai biasanya hanya bertahan 4 jam, sedangkan genset tergantung pasok solar yang dibawa,” kata Rudiantara.

Diketahui, total jarak tempuh dari Jakarta ke Surabaya jika  melewati tol diperkirakan mencapai mencapai 760 kilometer. Adapun ruas tol Trans Sumatera yang saat ini telah beroperasi diketahui mencapai 278 kilometer.

Peningkatan Trafik

Sementara itu, PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mencatatkan kenaikan lalu lintas data hingga dua digit sepanjang periode liburan Hari Raya Idulfitri 1440 H dibandingkan dengan hari biasa.

PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia) mencatat terjadi lonjakan trafik data sebesar 40% selama liburan Idulfitri 1440 H dan perjalanan mudik dibandingkan dengan hari biasa.

Desmond Cheung, Chief Technology Officer 3 Indonesia mengatakan lonjakan trafik sudah mulai terjadi sejak H-10 bersamaan dimulainya libur panjang Hari Kenaikan Isa Almasih dan berlanjut ke Idul Fitri.

Meski demikian, sambungnya, kepadatan dan lonjakan trafik ini tidak menimbulkan kendala disebabkan antisipasi yang dilakukan perseroan sejak awal.  

“Kami telah memperluas kapasitas dan jangkauan 4G/4.5GPro untuk membantu dan memudahkan pelanggan mengabadikan dan membagikan momen spesial secara real time selama perayaan Idul Fitri dan masa liburan ini,” ujar Desmond Cheung.

Desmond menambahkan lonjakan trafik data terjadi di sejumlah aplikasi media sosial seperti Instagram dan Facebook serta aplikasi pesan singkat seperti Whatsapp dengan rata-rata lonjakan trafik mencapai 35% dibandingkan dengan hari biasa.

Lonjakan trafik di sejumlah aplikasi tersebut, sambungnya, didorong oleh pola konsumsi data pelanggan 3 yang mayoritas menggunakan aplikasi Instastory dan Live Report Instagram serta fitur Live Report Facebook dan Youtube selama liburan Idulfitri.

Tidak hanya itu, saat liburan Idulfitri, Tri Indonesia juga mencatat peningkatan pembelian mobile games sebesar lebih dari 100 persen oleh pelanggan Tri.  

“Aktivitas streaming ini menunjukkan sambutan positif pelanggan 3 atas produk kartu AMIPro (Anak Muda Indonesia) yang memberikan unlimited akses ke YouTube dan VIU,” kata Desmond.

Desmond mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan trafik perseroan telah melakukan optimalisasi jaringan di jalur dan kota-kota tujuan mudik seperti jalur kereta api Solo – Yogya – Semarang, rute Jakarta – Surabaya melalui kapal laut dan jalan tol, jalur perjalanan darat Jakarta – Merak – Palembang dan kota tujuan mudik Makassar, Medan, Banjarmasin, Balikpapan dan Padang.

Selain itu, Tri Indonesia juga melakukan transformasi core network system yang tersebar di 19 kota sehingga pengaturan trafik komunikasi data 3 tidak terpusat di satu titik. Tri Indonesia Juga menempatkan sejumlah mobile BTS di titik-titik kepadatan trafik seperti rest area dan gerbang tol untuk optimalkan kapasitas layanan di jalan tol Merak – Sidoarjo. 

Desmond menuturkan lonjakan trafik layanan data tertinggi terjadi di daerah wisata dan kota tujuan mudik yaitu  Yogyakarta, Purworejo, Brebes, Jombang dan Blora.

Senada, Telkomsel juga mencatatkan lonjakan trafik penggunaan layanan data di beberapa lokasi wisata seperti Pantai Tirtamaya Indramayu, Pantai Santolo Garut, Rekreasi Kota Bunga Puncak, Rekreasi Pangandaran Batu Karas, dan Taman Wisata Linggarjati Kuningan.

Secara menyeluruh Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data tertinggi pada H-1 Idulfitri 2019, sebesar 19,30 Petabyte atau naik 12,3 persen dibandingkan dengan trafik layanan data pada hari normal.

Bila dibandingkan dengan periode tahun lalu, trafik layanan tersebut naik sebesar 49,8 persen dengan rerata lonjakan tertinggi terjadi pada pukul 00.00 hingga 06.00 atau pada waktu sahur.

Sementara itu, wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi adalah Jawa Tengah dengan peningkatan 44 persen dibandingkan hari biasa, kemudian diikuti Jawa Barat sebesar 31,2 persen  dan Jawa Timur sebesar 26,9 persen.

Lebih spesifik, peningkatan layanan data pada momen Lebaran terjadi di beberapa lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya para pemudik seperti Exit Tol Pejagan, SPBU Gentong Tasikmalaya, RUmah Makan Lestari Banjarnegara, Bandara Adi Soemarmo dan rest area Adiwena KM 287 Tegal.

“Kontribusi tertinggi penggunaan layanan data secara umum berasal dari pelanggan yang melakukan aktivitas daring di media sosial dengan total kontribusi 30,4 persen, diikuti layanan video dan streaming sebesar 28,7 persen, dan komunikasi berbasis teks, panggilan suara, dan video melalui aplikasi pesan instan sebesar 15,7 persen,”  kata Denny Abidin, VP Corporate Communications Telkomsel.

Adapun peningkatan layanan streaming video, sambung Denny, dikontribusikan oleh aplikasi Youtube. Sementara itu, untuk layanan media sosial, kontributor utamanya adalah Facebook dan Instagram. Kemudian, ragam aplikasi lainnya yang banyak andil dalam penggunaan data Telkomsel adalah Google Service, Mobile Legends, dan TikTok.

Sementara itu, untuk layanan suara dan SMS mengalami penurunan dibandingkan dengan trafik pada hari normal. Trafik layanan suara turun sebesar 14,9 persen dan trafik layanan SMS turun 3,7 persen.

Dari segi kualitas layanan, tingkat keberhasilan koneksi data, pengiriman SMS, dan panggilan suara masing-masing mencapai 99,69 persen, 99,70 persen, dan 98,52 persen yang berarti secara umum pelanggan dapat menikmati layanan komunikasi dengan lancar.

“Kami menyadari tingginya minat pelanggan untuk memanfaatkan jaringan Telkomsel sehingga kualitas, kapasitas, dan jangkauan jaringan tetap kami optimalkan hingga berakhirnya masa libur Lebaran dan seterusnya, sehingga pelanggan bisa selalu berkomunikasi dengan nyaman,” kata Denny.

Beberapa aktivitas kesiapan infrastruktur yang disiapkan Telkomsel antara lain membangun 10.000 base transceiver station (BTS) multiband LTE, mengoperasikan 70 mobile BTS, menambah kapasitas gateway internet 15 persen menjadi 4.700 Gbps, menambah kapasitas sistem teknologi untuk layanan, dan menambah kapasitas layanan isi ulang pulsa.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jalan tol, kominfo, idulfitri, rudiantara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup