Shopee Kesandung Blink di Filipina

Penggemar Blackpink menuduh Shopee mengubah kondisi perlombaan seperti membatalkan perjanjian dan secara sewenang-wenang menarik kembali tiket yang sudah dibeli.
Shopee Kesandung Blink di Filipina
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  19:58 WIB
Shopee Kesandung Blink di Filipina
Grup vokal wanita dari Korea Selatan BLACKPINK - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Filipina mulai melakukan investigasi terhadap toko dagang daring Sea Ltd., Shopee, setelah para penggemar kelompok girl band Black Pink mengeluhkan penyalahgunaan terkait dengan promosi pada saat ajang meet and greet.

Melansir Bloomberg, Jumat (7/6/2019), Menteri Perdagangan dan Industri Filipina Ramon Lopez telah mempertimbangkan sanksi terhadap Shopee atau pun memerintahkan perusahaan dagang-el tersebut untuk mengembalikan uang pelanggan yang terkena imbas.

"Kami perlu tahu siapa yang salah," ujar Lopez.

Para penggemar Blackpink yang menamakan kelompoknya Blinks, mengekspresikan rasa frustasinya di media sosial terkait dengan perlombaan daring yang menghadiahi pemenang dengan pertemuan beserta tanda tangan dari anggota Blackpink. Adapun, para penggemar tersebut menuduh mengubah kondisi perlombaan seperti membatalkan perjanjian dan secara sewenang-wenang menarik kembali tiket yang sudah dibeli.

Akibatnya, tanda pagar #ShoopeScam menjadi trending topik di Twitter pada Kamis malam. Setelah itu, pada Jumat (7/6) Shopee Filipina mengumumkan permohonan maafnya melalui Twitter, dengan mengatakan bahwa ajang yang diselenggarakan gagal menerapkan standar yang diharapkan.

Shopee, yang notabene didukung oleh media sosial andalan China Tencent Holdings Ltd., mengatakan mereka sudah menjangkau seluruh penggemar yang terkena imbas dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan serupa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
shopee

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top