Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Persaingan Berat, Samsung Pangkas Produksi Smartphone di China

Bisnis.com, SEOUL - Samsung Electronics akan memangkas volume produksi ponsel pintar alias smartphone di pabrik Huizhou, China.
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 05 Juni 2019  |  11:55 WIB
Model memperlihatkan smartphone premium terbaru Galaxy S10 saat diluncurkan di Jakarta, Rabu (6/3/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Model memperlihatkan smartphone premium terbaru Galaxy S10 saat diluncurkan di Jakarta, Rabu (6/3/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, SEOUL - Samsung Electronics akan memangkas volume produksi ponsel pintar alias smartphone di pabrik Huizhou, China.

Dilansir Reuters, Rabu (5/6/2019), hal itu dilakukan lantaran kompetisi pasar ponsel pintar di China yang semakin ketat. Mengutip majalah Caixin, Samsung menawarkan pengunduran diri sukarela kepada sejumlah karyawan di pabrik tersebut.

Namun, Samsung menolak berkomentar terkait dengan jumlah karyawan yang akan dirumahkan.

Produsen ponsel pintar terbesar di dunia itu kini hanya memiliki pangsa pasar di bawah 1% untuk pasar China. Samsung kalah bersaing dengan produsen lokal, seperti Huawei Technologies.

Kendati demikian, penjualan ponsel pintar Samsung di China pada kuartal I/2019 tercatat tumbuh 40% setelah dirilisnya gawai baru yang lebih efektif dan efisien secara biaya.

Samsung sendiri telah menutup pabrik ponsel pintar di Kota Tianjin pada Desember 2018 dengan alasan efisiensi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samsung
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top