Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Huawei Dikeluarkan dari Anggota SD Association

Setelah perselisihannya dengan Google yang membuat lisensi Android diputus, Huawei kini tidak akan lagi dapat dukungan SD atau microSD resmi di perangkatnya, termasuk ponsel dan laptop.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 25 Mei 2019  |  09:37 WIB
Ilustrasi logo Huawei. - REUTERS/Chris Wattie
Ilustrasi logo Huawei. - REUTERS/Chris Wattie

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah perselisihannya dengan Google yang membuat lisensi Android diputus, Huawei kini tidak akan lagi dapat dukungan SD atau microSD resmi di perangkatnya, termasuk ponsel dan laptop.

Hal itu terjadi setelah Huawei dikeluarkan dari keanggotaan SD Association, kelompok dagang yang bertanggung jawab untuk menstandardisasi kartu SD dan microSD.

Laman Engadget, Jumat (24/5/2019), melaporkan bahwa Asosiasi SD mengonfirmasi bahwa Huawei dikeluarkan dari grup perdagangan untuk mematuhi permintaan terbaru dari Departemen Perdagangan Amerika Serikat. 

Pekan lalu,  pemerintah AS menempatkan Huawei dan 70 perusahaan afiliasinya pada daftar entitasnya, sebuah keputusan yang menandakan Huawei dianggap merusak kepentingan Amerika.

Perintah  yang ditandatangani oleh Presiden Trump melarang penjualan dan penggunaan peralatan telekomunikasi dari Huawei, karena menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional.

Huawei mengatakan kepada Android Authority bahwa pelanggannya akan dapat terus membeli dan menggunakan kartu SD dan microSD di produk yang sudah beredar saat ini.

Tidak jelas bagaimana keputusan Asosiasi SD akan mempengaruhi ponsel dan perangkat masa depan perusahaan, tapi Huawei  sejak beberapa waktu lalu telah mempersiapkan diri dengan menghadirkan Nano Memori Card.

Dikeluarkan dari SD Association tentu menjadi pukulan telak bagi Huawei, tapi ini relatif kecil dibanding tamparan yang diterima dalam seminggu terakhir. Google menangguhkan dukungan Android untuk ponsel dan pembuat chip Intel, Qualcomm  dan  AMD telah memutuskan pasokan ke mereka.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google amerika serikat android huawei

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top