Facebook Bakal Meluncurkan Mata Uang Digital Sendiri pada 2020

Mata uang digital yang akan diluncurkan Facebok dikabarkan akan menggunakan nama GlobalCoin, yang memungkinkan 2,4 miliar pengguna Facebook untuk mengubah dollar dan mata uang internasional lainnya menjadi koin digital.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 25 Mei 2019  |  02:44 WIB
Facebook Bakal Meluncurkan Mata Uang Digital Sendiri pada 2020
Stiker dengan logo Facebook terlihat dalam konferensi F8 yang digelar Facebook di San Jose, California, AS, Selasa (30/4/2019). - Reuters/Stephen Lam

Bisnis.com, JAKARTA – Facebook berencana meluncurkan mata uang digital (cryptocurrency) milik mereka sendiri pada awal 2020. Nantinya, hal tersebut bakal memungkinkan pengguna melakukan pembayaran digital di berbagai negara.

Mata uang digital yang akan diluncurkan Facebok dikabarkan akan menggunakan nama GlobalCoin, yang memungkinkan 2,4 miliar pengguna Facebook untuk mengubah dollar dan mata uang internasional lainnya menjadi koin digital.

Selanjutnya, koin digital itu dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atau melakukan transfer uang tanpa memerlukan rekening bank.

Dilansir dari The Guardian, Jumat (24/5) Founder dan CEO Facebook Mark Zuckerberg telah bertemu dengan gubernur Bank of England Mark Carney beberapa waktu lalu. pertemuan tersebut dikabarkan tengah membahas rencana Facebook untuk mengeluarkan mata uang digital sendiri.

Zuckerberg juga tengah mendiskusikan proposal tersebut yang dikenal dengan Project Libra dengan pejabar Departemen Keuangan Amerika Serikat.

Selain itu, pihak Facebook juga dalam proses pembicaraan dengan perusahaan pengiriman uang, termasuk Western Union, untuk mengembangkan cara pengiriman uang digital dengan aman dalam proses transaksi GlobalCoin.

Sementara itu, pada awal bulan Mei ini Komite Senat Amerika Serikat di bidang perbankan menulis surat terbuka kerpada Zuckerberg yang mempertanyakan bagaimana mata uang itu akan bekerja dan terkait perlindungan data konsumen yang ditawarkan.

Facebook sendiri memang telah lama diharapkan bakal bergerak dalam layanan keuangan, setelah perusahaan yang berkantor pusat di California itu merekrut mantan presiden PayPal David Marcus, untuk menjalankan aplikasi pengiriman pesannya sejak 2014 lalu. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
facebook

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top