Sido Muncul dan Unmul Gelar Mulawarman Pharmaceutical Conference IX

PT Sido Muncul Tbk dengan kode saham SIDO menandatangani kerjasama dengan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk gelar The 9th Mulawarman Pharmaceutical Conference.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 23 Maret 2019  |  00:40 WIB
Sido Muncul dan Unmul Gelar Mulawarman Pharmaceutical Conference IX
Foto: - Bisnis/Gloria Fransisca Khatarina Lawi

Bisnis.com, SAMARINDA – PT Sido Muncul Tbk dengan kode saham SIDO menandatangani kerjasama dengan Universitas Mulawarman (Unmul) untuk gelar The 9th Mulawarman Pharmaceutical Conference.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan jamu memiliki banyak manfaat. Namun di sisi lain Irwan juga menemukan banyak kesulitan dalam mengembangkan kekayaan alam untuk menunjang kesehatan masyarakat. 

"Saya kemudian oleh karena itu menemukan akal saya punya ide untuk bekerjasama dengan akademisi," ujar  Irwan di Gedung Lamin Etam, Jumat malam (22/3/2019).

Dia menyatakan sebelumnya para akademisi yakni dokter dan farmasi tidak memiliki perhatian kepada industri jamu. Namun dengan pendekatan kesehatan akhirnya tercipta kerjasama lintas universitas.

"Ini Mulawarman yang ke 43. Padahal saya malu berbicara kepada dokter dan farmasi. Padahal saya cuma pengusaha ada kekayaan dari sumber energi maka saya nekat saja," terang Irwan.

Dia menyatakan saat ini dunia akademisi mulai berminat dengan obat-obat alam. 

"Kami melakukan MoU dan kerjasama yang bisa jadi sesuatu yang berarti," ujar Irwan.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman Laode Rijai menyatakan ada sekitar 500 orang yang akan menghadiri The 9th Mulawarman Pharmaceutical Conference.

"Pelaksanaan ini ada yang istimewa bahwa kami tidak pernah bekerjasama sebelumnya," terang Laode.

Dia menyatakan dalam The 9th Mulawarman Pharmaceutical Conference akan ada banyak panel diskusi untuk pengembangan industri jamu dan farmasi. 

"Ada kesamaan Unmul dengan PT Sido Muncul. Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan untuk lapangan kerja," terang Laode.

Dia menyatakan Fakultas Farmasi di Universitas Mulawarman memiliki area hijau atau hutan yang cukup. Kondisi ini juga menjadi kekuatan untuk penyelenggaraan pertemuan ilmiah. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sido muncul

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top