Amazon Akan Investasi Cloud Computing di Indonesia

Rinaldi Mohammad Azka
Jumat, 21 September 2018 | 17:58 WIB
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah mengungkapkan perusahaan e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon berencana melakukan investasi senilai USD1 miliar atau sekitar Rp14 triliun. Investasi tersebut di bidang teknologi informasi.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkap perwakilan Amazon telah memulai komunikasi dengan Presiden Joko Widodo sejak kunjungan Presiden ke Hanoi, Vietnam dalam agenda World Economic Forum. Amazon lalu berkunjung ke Kantor Presiden untuk melanjutkan pembicaraan investasi.

"Bentuk investasinya berupa cloud computing, kalau mau tahu apa yang dilakukan silakan tanya Amazon," ungkapnya di Kantor Kemenkeu, Jumat (21/9/2018).

Cloud computing atau komputasi awan adalah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat pengelolaan data dan aplikasi, di mana pengguna komputer diberikan hak akses.

Penerapan komputasi awan saat ini sudah dilakukan oleh sejumlah perusahaan IT terkemuka di dunia, sebut saja di antaranya adalah Google (google drive) dan IBM (blue cord initiative). Sedangkan di Indonesia, salah satu perusahaan yang sudah menerapkan komputasi awan adalah Telkom.

"Mereka menyampaikan akan investasi Rp14 triliun di Indonesia dalam waktu 10 tahun ke depan. Kami sudah melakukan beberapa isu mengenai perpajakan. Kayaknya sudah hampir selesai semuanya," ujarnya.

Menurut Sri Mulyani, kedatangan Vogels bersama sejumlah petinggi Amazon ke Istana Negara adalah untuk menyelesaikan beberapa proses perizinan guna memuluskan rencana investasi perusahaan teknologi asal AS ini.

Mengutip Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.010/2018 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan, terdapat lima kategori perusahaan pionir yang berhak memanfaatkan fasilitas tax holiday dari pemerintah.

Kelima kategori itu meliputi  investasi baru Rp500 juta-Rp1 triliun selama 5 tahun, investasi baru Rp1 triliun-Rp5 triliun selama 7 tahun, investasi baru Rp5 triliun-Rp10 triliun selama 10 tahun, investasi baru sampai dengan Rp15 triliun selama 15 tahun, dan investasi baru sampai dengan 30 triliun selama 20 tahun. 

Amazon sudah terlebih dulu menggarap potensi pasar dagang-el di Asia Tenggara dengan berekspansi ke Singapura pada akhir 2017. Adapun kabar mengenai rencana Amazon untuk merambah pasar Indonesia telah bergulir sejak 2016.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper