LeEco Mulai Rambah Pasar AS

Rahayuningsih
Kamis, 20 Oktober 2016 | 13:03 WIB
LeEco mulai menancapkan kukunya di pasar Amerika Serikat dengan meluncurkan sejumlah produk dari telepon pintar hingga mobil tanpa pengemudi/Rahayuningsih
LeEco mulai menancapkan kukunya di pasar Amerika Serikat dengan meluncurkan sejumlah produk dari telepon pintar hingga mobil tanpa pengemudi/Rahayuningsih
Bagikan

Bisnis.com, SAN FRANCISCO-- China Le Holdings Co Ltd, yang juga dikenal sebagai LeEco, perusahaan teknologi asal China, mulai menancapkan kukunya di pasar Amerika Serikat dengan meluncurkan sejumlah produk dari telepon pintar hingga mobil tanpa pengemudi, hari ini, Kamis (20/10/2016).

Dalam peluncuran yang bertajuk LeEco Big Bang Conference, LeEco merilis produk-produk terbarunya yang diyakini mampu mendapat tempat di konsumen Amerika Serikat, untuk kemudian merambah ke seluruh dunia.

Peluncuran produk yang dilakukan tanpa henti selama 2 jam itu, dihadiri oleh 1.700 orang dari berbagai kalangan dari jurnalis, analis, dan rekanan bisnis. Beberapa produk yang dirilis antara lain telepon pintar LeS3 dan Le Pro3, sepeda pintar, televisi uMax85, dan mobil tanpa pengemudi (autonomous) LeSee.

Khusus untuk telepon pintar, LeEco yang sering juga disebut sebagai "Netflix" nya China, optimistis dapat bersaing dengan produk yang sudah sangat eksis di Amerika Serikat, iPhone.

Meski sudah diperkenalkan pertama kali ke publik pada September, smartphone Android flagship LePro 3 tetap mencuri perhatian.

Dengan spesifikasi tinggi, tidak jauh berbeda dari ponsel andalan AS, seperti iPhone 7 atau Google Pixel, LeEco percaya diri dapat 'merusak' pasar yang ada.

Le Pro 3 dibekali dengan chipset terbaru bikinan Qualcomm, Snapdragon 821. Prosesor ini juga digunakan di Google Pixel.

"Ini merupakan chipset terkencang dari seri Snapdragon. Le Pro 3 sangat bertenaga," tutur Rob Chandhok, Chief R&D Officer for LeEco North America, Rabu (19/10) waktu setempat.

Le Pro 3 dilengkapi dengan layar 5,5 inci beresolusi 1080p, kamera utama 16 megapiksel dengan lensa f/2.0 di bagian belakang, dan kamera 8 megapiksel di bagian depan.

Tak hanya itu, perangkat ini juga dihadirkan dengan dual speaker, CDLA dan Dolby Atmos. Baterai 4070 mAh dengan Qualcomm Quick Charge 3.0. Untuk pasar Amerika, produk ini dipasarkan dengan harga US$399. Tidak disebutkan kapan produk ini akan dipasarkan di Indonesia.

"Le Pro 3 merupakan ponsel tertipis di kelas baterai berukuran sama. Ukuran baterai tersebut merupakan ketiga terbesar untuk ponsel flagship," kata Chandhok.

Adapun untuk televisi, LeEco terlihat serius mengembangkan usaha ini. Setelah mengakuisisi Vizio Inc, perusahaan televisi Internet berkelas dunia, senilai US$2 miliar, kini LeEco meluncurkan televisi berukuran, 85-inch, uMax85. Televisi ini memiliki resolusi 4K, dan didukung juga dengan teknologi Dolby Vision dan HDR 10.

Selain dua produk tersebut, yang tak kalah menarik perhatian adalah peluncuran mobil tanpa pengemudi LeSee. Meski pada kesempatan itu, prototype sesungguhnya tidak dapat dihadirkan karena mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Los Angeles ke London. Perhatian para undangan tak berkurang dengan melihat replika LeSee yang dipajang.

Jia Yueting, Pendiri sekaligus CEO LeECo, mengatakan ada alasan personal hingga dia memiliki kepedulian untuk memproduksi mobil bertenaga listrik tersebut yaitu untuk menciptakan lingkungan yang bersih. "Ada satu keinginan yang kuat untuk mengembalikan kembali langit yang biru di China."

China saat ini memang tengah dihadapkan dengan permasalahan polusi udara. Beberapa perusahaan berkelas dunia berlomba menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahayuningsih
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper