Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Layanan B to B, Prima Multi Usaha Gandeng Bank Mandiri

Guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PT Prima Multi Usaha (PMU) melakukan terobosan dengan memberikan layanan business to business (b to b).
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 08 September 2015  |  18:32 WIB
Layanan B to B, Prima Multi Usaha Gandeng Bank Mandiri
Kartu e-money Mandiri - Jibi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, PT Prima Multi Usaha (PMU) melakukan terobosan dengan memberikan layanan business to business (b to b).

PMU, sebagai salah satu dealer XL terbesar di Indonesia yang mengembangkan jaringan Prima Handphone, menggandeng Bank Mandiri cabang Cirebon untuk memberikan layanan b to b.
 
Acara penandatangan kerja sama ini dilakukan secara simbolis olehdi sela-sela acara Gathering Retail Outlet & Perayaan HUT Prima ke-13 di Hotel Bentani Cirebon, Senin malam  (7/9).

Direktur Utama PT PMUI Rudy Susanto Wijaya menjelaskan melalui kerja sama ini ada empat poin yang akan dikembangkan, yaitu e-Money (co branding), EDC, Mandiri Supply Chain, Branchless Banking.

"Untuk pengembangan bisnis ini investasinya sekitar Rp1 miliar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9).

Rudy menambahkan melalui co branding kartu e-Money semua toko rekanan Prima Handphone  akan diberi e-money dengan logo Mandiri dan Prima. Dengan demikian, konsumen yang berbelanja di Prima Handphone sudah tidak menggunakan uang tunai, tetapi transaksinya menggunakan e-Money.

Sebaliknya, sambungnya, Bank Mandiri akan memberikan mesin EDC ke para sales Prima Handphone, sehingga semua sales akan membawa EDC. Adapun retail outlet bisa melakukan transaksi pembayaran melalui e-Money, debit card, credit card Mandiri, dan cashless.

Bahkan, menurutnya, untuk Mandiri Supply Chain, Retail outlet yang terpilih akan diberiikan kredit tanpa agunan sebesar Rp 10 juta untuk berbelanja di Prima Handphone.  

"Hanya RO yang direkomendasikan oleh Prima Handphone yang bisa
jadi Branchless Banking," kata Rudy.

Untuk tahap awal, ujarnya, Prima Handphone akan menerima 10 mesin EDC, dari 300 unit mesin EDC yang ditargetkan untuk  seluruh cabang Prima Handphone yang tersebar di delapan klaster, yakni Cirebon, Tegal, Cianjur, Sukabumi, Surabaya, Batam, Dumai dan Medan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top