Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saling Tuding, Penataan 3G Tersendat

  Bisnis.com, JAKARTA - Penataan spektrum 2,1GHz yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tak berjalan mulus lantaran proses migrasi operator yang tersendat.
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 24 Juli 2013  |  21:37 WIB

  Bisnis.com, JAKARTA - Penataan spektrum 2,1GHz yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tak berjalan mulus lantaran proses migrasi operator yang tersendat.

Operator telekomunikasi Axis menegaskan pihaknya belum mendapat solusi menyeluruh atas interferensi di blok 11 dan 12 yang mereka laporkan ke pemerintah. Axis mengaku interferensi dari teknologi PCS1900 memengaruhi 58% jaringan mereka di Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Menurut Axis total BTS (base transceiver station) 3G alias node B yang terdampak interferensi mencapai 1935 site. Axis pun kukuh bertahan di blok lama mereka 2 dan 3 untuk menghindari penurunan kualitas layanan (key performance index) yang lebih parah di wilayah tersebut.

“Baru beberapa saat migrasi sudah ada 2.500 komplain ke customer service kami makanya di beberapa tempat kami tetap pakai blok lama,” ujar GM Technology Strategy Axis Deden Machdi hari ini, Rabu (24/7/2013).

Dia menegaskan kondisi itu sangat memengaruhi bisnis Axis karena kepercayaan konsumen menurun.

Dia menyebutkan proses roll back ke blok lama juga menambah komponen biaya yang harus dikeluarkan. Dia menyebut untuk proses migrasi total di 3.803 BTS 3G Axis membutuhkan biaya US$5 juta. “Kalau roll back tambah lagi.”

Deden mengatakan sampai saat ini baru satu site di Bekasi yang sudah diukur bersama-sama dengan Balai Monitoring Kominfo dan Smart Telecom selaku pengguna teknologi PCS1900. Namun hingga kini belum ada penyelesaiannya termasuk soal pemasangan filter.

Deden tidak menampik jika mengacu pada jadwal migrasi untuk wilayah Jabodetabek dan Banten trial seharusnya sudah selesai pada 22 Juli lalu dan selanjutnya masuk pasca-migrasi. “Kami melihat kalau cara mengatasi interferensi yang dilakukan pemerintah seperti sekarang, proses ini [penataan 3G] tidak akan bisa cepat,” kata Deden.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi 3g selular
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top