DCI Indonesia (DCII) Bakal Bangun Data Center Baru, Kapasitas Jadi 119 MW 2024

Rika Anggraeni
Senin, 22 April 2024 | 19:48 WIB
PT DCI Indonesia./ Istimewa
PT DCI Indonesia./ Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten data center portofolio Grup Salim, PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) akan menambah kapasitas pusat data atau data center menjadi 119 megawatt (MW) pada akhir tahun ini. Adapun pada akhir tahun lalu, DCII memiliki data center sebanyak 83 MW.

VP Market Development & Sales Strategy DCI Indonesia Abieta Billy mengatakan bahwa perusahaan berencana membangun data center JK6 dengan kapasitas 36 MW yang berlokasi di Cibitung.

“Ini akan membawa kapasitas total DCI yang saat ini ada di 83 MW di akhir tahun 2023 menjadi 119 MW pada akhir 2024,” kata Billy dalam paparan publik secara virtual, Senin (22/4/2024).

Selain ekspansi tersebut, Billy menyampaikan bahwa DCII juga melihat potensi pembangunan investasi di kota lain. “Dan ini mungkin bisa menambahkan lebih banyak lagi daripada [target] yang 119 MW [di akhir 2024],” ujarnya

Billy menuturkan bahwa industri data center di Indonesia masih memiliki potensi untuk berkembang. “Karena kalau kita bandingkan dari sisi watt per kapita Indonesia dengan Jepang, Indonesia itu masih di 1 watt per kapita,” ungkapnya.

Dia menyampaikan bahwa kapasitas data center yang digunakan oleh penduduk di Jepang hanya 7–8 watt per kapita. Artinya, sambung Billy, Indonesia dengan 270 juta penduduk memerlukan kurang lebih 2.200 MW kapasitas data center. Sedangkan saat ini, kapasitas data center di Indonesia masih hanya di sekitar 200 MW.

“Jadi, ada jenjang yang sangat besar untuk pertumbuhan industri data center di Indonesia ke depannya,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur DCI Indonesia Evelyn menyampaikan bahwa perusahaan menganggarkan Capex sekitar Rp1 triliun pada tahun ini. Di mana, sebagian besar penggunaannya untuk melanjutkan ekspansi data center perusahaan.

“Yang sudah pasti saat ini kami sedang dalam proses pembangunan gedung kami yang kelima di lokasi Hyperscale 1 Cibitung sebesar 36 MW. Kami melihat kebutuhan dari sisi pelanggan yang masih terus bertambah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Evelyn menambahkan bahwa DCI Indonesia juga melihat adanya potensi ekspansi pembangunan data center di luar dari lokasi yang sudah perusahaan miliki.

“Prospek di industri masih sangat besar, kami masih optimis untuk bisa membidik pertumbuhan double digit di 2024,” tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rika Anggraeni
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper