Telkom (TLKM) Komitmen Jaga Keamanan Data Pribadi Saat Manfaatkan AI

Crysania Suhartanto
Selasa, 19 Desember 2023 | 19:59 WIB
Pendar cahaya dari lampu gedung Telkom Landmark Tower, kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan./tlt.co.id
Pendar cahaya dari lampu gedung Telkom Landmark Tower, kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan./tlt.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Seiring dengan makin pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) berkomitmen untuk menjaga keamanan data pribadi pelanggan saat memanfaatkan teknologi baru tersebut.

VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko mengatakan Telkom juga akan mengoptimalkan teknologi AI secara bijak demi kenyamanan dan keamanan bersama.

“Telkom juga berkomitmen untuk mengoptimalkan teknologi AI secara bijak berdasarkan regulasi yang ada demi kenyamanan dan keamanan seluruh stakeholders,” ujar Andri kepada Bisnis, dikutip Selasa (19/12/2023).

Menurut Andri, saat ini sudah ada banyak manfaat yang dapat dinikmati dengan kehadiran AI, mulai dari efisiensi produktivitas, kemampuan analisa data yang jauh lebih cepat, serta meningkatkan kreativitas penjualan.

“Selain itu, secara makro, pemanfaatan AI dapat memberikan peningkatan pendapatan, efficiency cost, dan juga customer experience yang lebih baik,” ujar Andri.

Namun, di sisi lain, Andri menyebut ada beberapa risiko yang mengintai, mulai dari penyalahgunaan AI, penggunaan data yang tidak valid, hingga keamanan data AI. Selain itu, adapula potensi hilangnya sejumlah pekerjaan tertentu karena digantikan AI. 

Oleh karena itu, mengatakan Telkom juga akan mendukung upaya dibentuknya regulasi khusus mengenai AI di Indonesia. 

Menurutnya, regulasi tersebut nantinya pasti akan mendorong optimalisasi perkembangan teknologi baru secara positif di Indonesia. 

Selain itu, untuk masalah hilangnya pekerjaan, menurut Andri, seharusnya dengan dukungan AI, karyawan di profesi terkait dapat mulai beradaptasi dan mengubah cara kerja, sehingga tidak benar-benar tergerus oleh AI. 

“Dan meningkatkan pengetahuan serta kapabilitas yang berbeda,” ujar Andri. 

Sebagai informasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah menyiapkan surat edaran terkait etika kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang akan dipublikasikan Desember 2023.

Wakil Menteri Kemenkominfo (Wamenkominfo) Nezar Patria mengatakan edaran tersebut akan mengatur tentang etika dalam penggunaan AI, layaknya transparansi ataupun inklusifitas yang dimiliki oleh karya AI. 

“Untuk sekedar contoh kalau ada generative AI satu program aplikasi yang menghasilkan misalnya foto lukisan segala macam itu dia harus memberikan semacam watermarking misalnya gitu, bahwa ini adalah produk AI,” ujar Nezar pada wartawan, Selasa (21/11/2023).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper